Layani Pemilih, Petugas TPS 18 Kalukubula Sewa Kostum Mirip Dokter

oleh -
Tampak petugas di TPD 18 Kalukubula menggunakan kostum mirip seorang dokter, Rabu (9/12/2020). (Foto : Istimewa)

SIGI, Kabar Selebes – Salah satu tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di Desa Kalukubula, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), menerapkan penanganan standar sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 dalam proses pemungutan suara, sesuai ketentuan pemerintah.

“Proses pemilihan di TPS 18 Desa Kalukubula ini, berlangsung dengan protokol Covid-19, dengan menggunakan alat kesehatan,” ujar Ketua KPPS TPS 18 Desa Kalukubula, Iwan Alimuddin, Rabu (9/12/2020).

Suasana pencoblosan yang berlangsung di TPS 18 Desa Kalukubula, berlangsung dengan lancar dan tertib. Petugas KPPS yang berjumlah sembilan orang, terdiri dari tujuh PPS dan dua orang bagian keamanan atau Linmas, menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Mulai dari mencuci tangan atau menggunakan cairan antiseptik, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, hingga menjaga jarak diwajibkan bagi pemilih.

Bahkan, petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), sengaja menggunakan kostum sewaan yang mirip dengan pakaian dokter dalam melayani pemilih, pada hari pemungutan suara.

Selain menerapkan protokol kesehatan Covid-19, TPS 18 Desa Kalukubula juga menyiapkan bilik khusus bagi pemilih berkebutuhan khusus.

Bahkan untuk memberi kesan melayani sepenuh hati, petugas KPPS juga menjamu para pemilih dengan cemilan yang telah dipersiapkan.

Dari 447 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), sebanyak 308 pemilih menggunakan hak pilihnya, ditambah dengan 18 pemilih yang mencoblos dengan menggunakan KTP sebagai pemilih tambahan, selama waktu pencoblosan yang dimulai pada pukul 07.00 WITA dan berakhir tepat pukul 13.00 WITA.

Petugas KPPS juga mengunjungi warga yang tidak dapat hadir ke TPS karena sakit. Terdapat 3 orang pemilih yang dikunjungi langsung oleh petugas KPPS di rumahnya masing-masing, untuk melayani mereka dalam menggunakan hak pilihnya.

“Terkait penanganan untuk yang tidak sempat hadir ke TPS, dalam hal ini dikarenakan sakit, itu kita kunjungi. Jumlah yang dikunjungi untuk TPS 18 itu sebanyak 3 orang pemilih,” tutur Iwan Alimuddin beberapa saat setelah pencoblosan ditutup. (mit/rlm)

Laporan : Mitha Meinansi

Silakan komentar Anda Disini....