Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Poso Divonis 10 Bulan Penjara

oleh -
Terdakwa Kasus Pencemaran Nama Baik Bupati Poso Divonis 10 Bulan Penjara

POSO, Kabar Selebes – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Poso menjatuhkan Vonis 10 bulan penjara kepada terdakwa Novran Pakinde atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Bupati Poso, Darmin Sigilimpu.

Putusan itu dibacakan pada sidang terakhir yang digelar di PN Poso, Selasa (8/12/2020). Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Soedarmanto SH yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan tuntutan 1 tahun penjara.

Sebelumnya pihak majelis hakim yang diketuai, Hakim Haryanta, Ketua PN Poso serta didampingi dua anggota majelis yakni Deni Lipu dan Muh. Syakrani, dalam amar putusan menilai, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 45 pasal 3 undang undang RI nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan undang undang nomor 11 tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE)

Hasil itu didapatkan berdasarkan dari fakta hukum serta berbagai pertimbangan selama berlangsungnya persidangan.

Atasan putusan itu Novran Pakinde mengatakan akan memikirkan selama 1 minggu ke depan. Sementara pihak JPU menyatakan menunggu sikap dari terdakwa.

“Kalau terdakwa menyatakan menerima putusan (vonis), maka kami akan langsung melakukan eksekusi,” ungkap JPU.

Sikap JPU sendiri tergantung dari terdakwa. Apakah menerima putusan yang telah dikeluarkan pihak mejelis hakim atau melakukan upaya hukum banding ke pihak Pengadilan Tinggi Palu. 

Novran Pakinde oleh JPU sebelumnya telah didakwa atas perbuatannya terkait postingan komentar di media sosial Facebook pada tanggal 20 Februari 2020.

Isi komentar itu dengan sengaja dan tanpa hak telah mendistribusikan informasi elektronik yang berkonten adanya unsur penghinaan atau penecemaran nama baik seseorang.

Hal ini bermula dari postingan saksi pemilik akun yang membagikan prestasi pemerintah daerah kabupaten Poso yang masuk pada urutan ke 14 terkait data kawasan ekonomi menengah.

Ironisnya terdakwa melalui akun FB-nya justru membalas postingan tersebut dengan kalimat yang menyudutkan Bupati Poso. Dia bahkan terkesan menuduh Bupati Poso dengan hal-hal yang bersifat vulgar dan asusila. (rdn/ap/cma)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....