Pilkada di Tengah Pandemi, Partisipasi Pemilih di Palu Jauh Dari Ekspektasi

oleh -
Agussalim Wahid

PALU, Kabar Selebes – Partisipasi pemilih kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Pilkada serentak 2020 jauh dari target Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU setempat mencatat partisipasi pemilih pada pilkada kali ini hanya mencapai angka 65,5%.

Angka itu didapat berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Palu yang menggunakan hak suaranya. KPU mencatat dari 8 Kecamatan, 46 Kelurahan dan 699 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palu, ada sebanyak 250.635 DPT di pilkada tahun 2020.

“Target agak jauh dari ekspektasi,” kata Ketua KPU Kota Palu, Agus Salim Wahid saat ditemui sejumlah awak media, Rabu (16/12/2020).

Adapun target partisipasi pilkada tahun 2020 secara nasional yakni 77,5%. Meskipun KPU Kota Palu telah mengupayakan berbagai cara untuk melampaui target, namun hal itu tidak tercapai dengan jumlah partisipasi hanya 65,5%.

Target capaian itu juga dibilang jauh dari capaian partisipasi di Pilpres tahun 2019 sebanyak 86%.

Agus menuturkan salah satu faktor penyebab turunnya partisipasi bukan karena kurangnya sosialisasi. Dia bilang sosialisasi sudah masif dilakukan di seluruh Kecamatan di daerah Kota Palu.

“Semua sudah kita lakukan, namun karena pandemi Covid ini kita tidak bisa pungkiri bahwa memang masih ada sebagian dari warga kita masih ragu untuk datang ke TPS,” ujarnya.

Selain itu kata Agus, Penurunan persentase partisipasi pemilih juga disebabkan semakin bertambahnya jumlah DPT yang ada di Kota Palu. Agus bilang jumlah DPT Kota Palu pada Pilpres tahun 2019 berjumlah kurang lebih 213.000. Angka itu jauh bertambah pada Pilkada tahun 2020.

“Dengan angka itu otomatis pembaginya itu adalah besar, belum lagi daftar pemilih tambahan,” jelasnya. 

Agus menambahkan, pelayanan KPU kepada pemilih terutama untuk pasien Covid-19 telah berjalan dengan baik. Utamanya pasien Covid-19 di rumah sakit, dan isolasi mandiri semua sudah dilayani sesuai prosedur tetap.

Akan tetapi angka partisipasi pemilih di Kota Palu pada Pilkada tahun 2020 tak dipungkiri sangat jauh menurun. “Ya seperti itulah angka partisipasi yang kita dapatkan di Pilkada terakhir ini,” katanya. (ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....