Polda Sulteng Akan Siagakan 2.915 Personel untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

  • Bagikan
Rakor lintas sektoral Operasi Lilin Tinombala 2020, dalam rangka kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021, yang berlangsunh di Aula Torabelo Polda Sulteng, Sabtu (19/12/2020). (Foto : doc Humas Polda Sulteng)

PALU, Kabar Selebes – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan mensiagakan sebanyak 2.915 personelnya untuk pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Demikian diungkapkan Wakapolda Sulteng, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Hery Santoso saat memimpin rapat koordinasi atau rakor Operasi Lilin Tinombala 2020, dalam rangka kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021, yang berlangsung di Aula Torabelo Polda Sulteng, Sabtu (19/12/2020).

“Sebanyak 2.915 personel yang akan disiagakan ditempatkan di 53 pos pengamanan dan 28 pos pelayanan di Sulteng, sesuai dengan konsepnya pengamanan dan pelayanan. Dalam Operasi Lilin Tinombala 2020, akan melibatkan instansi pemerintah terkait,” terangnya.

Menurut Hery, kualitas dan kuantitas kegiatan masyarakat, baik pribadi, kelompok maupun publik akan meningkat jelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Sehingga, diperlukan ketersediaan materil, utamanya sembilan bahan pokok.

Begitu pula dengan aktifitas lalulintas, kata dia, orang maupun barang juga akan meningkat diiringi dengan kesiapan serta kebutuhan bahan bakar minyak, gas untuk keperluan sehari-hari.

Bahkan, ketersediaan listrik juga menjadi faktor penting dalam melayani kegiatan formal maupun informal.

Karo Ops Polda Sulteng, Komisaris Besar Polisi, Norman Widjajadi dalam paparannya menyebutkan, Operasi Lilin Tinombala 2020 akan dilaksanakan mulai 21 Desember 2020-4 Januari 2021.

Ia pun mengingatkan pandemi Covid-19, sebagai upaya dalam menekan angka penyebaran virus tersebut, pemerintah mengurangi cuti libur Natal dan Tahun Baru.

Kebijakan pemerintah, kata dia, akan digiatkan dengan Operasi Yustisi serta sosialisasi kepada masyarakat. 

“Ini tegas. Kegiatan tahun baru yang sifatnya berkerumun ditiadakan,” pungkasnya.

Hadir rakor tersebut Forkopimda Sulteng, Kabinda Sulteng, Kepala BNN Sulteng, pejabat utama Polda Sulteng, kepala dinas jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng. (maf/rlm)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Akibat Cuaca Buruk, Seorang Nelayan di Parigi Moutong Dilaporkan Hilang Saat Melaut

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes - Seorang nelayan, Supardi alias Uti (36) asal Desa Mensung, Kecamatan...

Close