FKPAPT Parigi Moutong Gelar Pelatihan Bersama Navigasi Darat dan Pemetaan Tingkat Dasar

oleh -
Para peserta pelatihan bersama navigasi darat dan pemetaan tingkat dasar tengah mengikuti salah satu materi yang diberikan, Senin (21/12/2020). (Foto : Roy Lasakka/KabarSelebes.id)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Forum Komunikasi Pecinta Alam dan Petualangan atau yang biasa disebut FKPAPT Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar pelatihan bersama navigasi darat dan pemetaan tingkat dasar.

Kegiatan yang dikhususkan bagi kelompok pecinta alam atau KPA di Parigi Moutong, yang diikuti sebanyak 30 peserta tersebut telah dimulakan sejak 19 Desember lalu.

Dalam kegiatan itu, para peserta diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir sebelum mengikuti materi, serta menjaga jarak.

“Pesertanya kami batasi. Hanya sebanyak 30 orang saja dan dipungut biaya pendaftaran. Ternyata, orang yang ingin mendaftar banyak. Tapi ini langkah awal, kemungkinan akan dilaksanakan kembali, karena banyak yang minat dengan materinya,” ujar ketua pelaksana, Moh. Agung Surya kepada KabarSelebes.id, Senin (21/12/2020).

Ia menyebutkan, dalam kegiatan pelatihan tersebut para peserta diberikan materi terkait pengenalan dasar pemetaan, instalasi software GIS, pengolahan data GPS, Georeferensi, pengolahan data vector (digitasi), penggunaan beberapa data GIS (ASTER GDEM, SHP, dan TIFF), pengolahan data atribut tabel, serta Layouting Peta.

Sehingga, dalam pelatihan tersebut para peserta difasilitasi dengan Modul Digital, Softwer GIS hingga sertifikat.

Menurutnya, materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi orang-orang, yang tergabung dalam KPA, Siswa Pecinta Alam (SISPALA), bahkan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) sekalipun.

Apalagi, materi tersebut selalu digunakan dalam proses pencarian orang hilang di kawasan hutan maupun di kebencanaan.

“Teman-teman yang tergabung di KPA, SISPALA hingga MAPALA sering kali menjadi relawan, baik di kebencanaan dan pencarian pendaki gunung yang hilang,” tandasnya. (ry)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 150 times, 1 visits today)