Pandemi COVID-19 Pengaruhi Penjualan Pohon Natal di Palu

oleh -
Salah satu toko penjualan pohon dan pernak pernik Natal di Kota Palu yang terlihat sepi dari pembeli akibat pandemi COVID-19, Selasa (22/12/2020). (Foto : Indrawati/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Masa pandemi COVID-19 mempengaruhi penjualan pohon dan pernak pernik Natal di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bahkan, akibat pandemi COVID-19, penjualan pohon natal di Kota Palu terpantau berkurang.

Hal ini terlihat di salah satu toko penjualan pohon dan pernak pernik Natal yang menurum cukup drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Seperti yang rasakan oleh Iin, pengawas di salah satu toko penjualan pohon dan pernak pernik Natal di Kota Palu ini mengaku penjualan pohon Natal tahun ini menurin hingga 70% akibat pandemi COVID-19 dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Menurun sekali tahun ini, sampai 70% lah. Mungkin karena adanya Corona. Jadi masyarakat takut keluar rumah,” keluh Iin kepada KabarSelebes.id, Selasa (22/12/2020).

Ditambahkannya, akibat berkurangnya pembelian pohon dan pernak pernik Natal, dirinya terpaksa harus mengurangi stok barang dagangannya untuk meminimalisasi barang yang kemungkinan tidak laku.

Sedangkan harga jualnya, Iin mengaku tidak menurunkan harga, hanya senilai Rp 200.000 hingga Rp 15.000 000, tergantung dari jenis dan besar kecilnya pohon Natal.

Demi memudahkan daya beli masyarakat, Iin pun mengaku menjual pohon dan pernak pernik Natal secara online.

Meski tak seperti tahun-tahun sebelumnya, namun penjualan online yang dilakukannya mendapat pesanan dari berbagai daerah seperti dari Kabupaten Tojo Una Una, Poso, Morowali hingga Tolitoli.

“Pesanan pelanggan diantarkan langsung. Kalau di tahun-tahun sebelumnya penjualan mencapai hingga 20 pohon Natal dalam sehari. Namun, saat ini untuk menjual lima saja sudah cukup sulit,” tandasnya. (iz/rlm/fma)

Laporan : Indrawati

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 79 times, 1 visits today)