Pengamanan Natal di Morowali Berjalan Kondusif, Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan

oleh -
Aparat keamanan berjaga pada salah satu gereja di Morowali saat ibadah Natal, Jumat (25/12/2020). (Foto: Istimewa)

MOROWALI, Kabar Selebes – Kepolisian Resor (Polres) Morowali bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1311 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), melaksanakan pengamanan ibadah Natal 2020 oleh umat Kristen dan Katolik dengan tema “Mereka Akan Menamakannya Imanuel”.

Situasi dan kondisi tetap berjalan khidmat, aman dan kondusif. Pelaksanaan pengamanan dipimpin langsung Kapolres Morowali, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bayu Indra Wiguno, pada Jumat (25/12/2020).

Sebanyak 170 personel pengamanan diturunkan untuk mengamankan perayaan ibadah Natal umat Kristiani di sejumlah gereja di Morowali. Sebanyak 140 personel dari Polres Morowali, 20 personel dari Kodim 1311 Morowali, dan 10 personel dari Sat Pol PP.

Pelaksanaan ibadah Natal di wilayah Kecamatan Wita Ponda dilaksanakan di beberapa gereja. Antara lain; di Gereja GPdi Eklesia Jemaat Laantula Jaya dipimpin Pendeta Ruth Marande, dengan jumlah jemaat 70 orang.

Di Gereja GPdi Narwastu Bumi Harapan dipimpin Pendeta Tandu Apu, dengan jumlah jemaat 24 orang. Di Gereja GKST Boanerger Laantula Jaya dipimpin Pendeta Agustinus Malaha, dengan jumlah jemaat kurang lebih 70 orang. Di Gereja GKST Eben Heser Solonsa dipimpin Pendeta Yeni Sinapa, dengan jumlah jemaat kurang lebih 80 orang.

Di Gereja GKST Oekumene PT. TGK Ungkaya dipimpin Siska Yulianti Mangeto, dengan jumlah jemaat kurang lebih 80 orang. Di Gereja Katolik ST. Yohanes Penginjil Solonsa dipimpin Suster Lusia Tundo, dengan jumlah jemaat kurang lebih 80 orang.

Di Gereja Katolik ST. Markus Sampeantaba dipimpin Suster Lusia Tundo, dengan jumlah jemaat kurang lebih 60 orang. Di Gereja GPdi Getsemani Bumi Harapan dipimpin Pendeta  Matius Laema dan Pendeta Evi Rusni Lassa, dengan jumlah jemaat kurang lebih 50 orang.

Sementara di wilayah Kecamatan Bumi Raya, ibadah Natal dilaksanakan di Gereja GKST Bethel Puntari Makmur Desa Lasampi, yang dipimpin Pendeta I Niluh Sariasih, dengan jumlah jemaat sebanyak 40 orang. Di Gereja GPDI Oikumene Desa Atananga dipimpin Pendeta  dengan jumlah jemaat sebanyak 17 orang

Sedangkan di wilayah Kecamatan Bungku Tengah, ibadah Natal dilaksanakan di Gereja Oikumene Kelurahan Marsaoleh, yang dipimpin Pendeta Dharma dengan diikuti jemaat sekitar 50 orang.

Di Gereja Toraja Jemaat Diaspora Tamatiku Sektor Bungku Desa Bahomohoni dipimpin Pendeta Nathaniel yang diikuti jemaat sekitar 20 orang. Di Gereja Bethaniy Indonesia Desa Bahomohoni dipimpin Pendeta Jepri Sondak dengan jumlah jemaat sekitar 20 orang.

Demikian pula di wilayah Kecamatan Bahodopi. Ibadah Natal dilaksanakan di Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSDI) Desa Bahodopi, yang dipimpin Pendeta Ariaty karame, dengan jumlah jemaat 60 orang. Di Gereja Kerapatan Pantekosta (GKP) Desa Lalampu dipimpin Pendeta Asul Budi dengan jumlah jemaat 50 orang.

Di Gesba Sion Bahodopi (GSB) dipimpin Pendeta Aris Parinding dengan jumlah jemaat 23 orang. Di GPDI Desa Bahodopi dipimpin Pendeta Bryan Dowa, dengan jumlah jemaat 25 orang. Di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJI) Desa Bahodopi dipimpin Pendeta Ronal Alang, dengan jumlah jemaat 40 orang.

Di Gereja Kibait Desa Bahodopi dipimpin Pendeta Markus Djoni, dengan jumlah jemaat 50 orang. Di Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Desa Bahomakmur dipimpin Pendeta Medianto, dengan jumlah jemaat 35 orang. Di Gereja IFGF Desa Bahomakmur dipimpin Pendeta Sudarmono dengan jumlah jemaat 25 orang.

Di GKMI Desa Bahodopi dipimpin Pendeta Simon dengan jumlah jemaat 65 orang. Di Gereja Betel Indonesia (GBI) Desa Bahomakmur dipimpin Pendeta Charles, dengan jumlah jemaat  50 orang. Di GPDI Oikumene Desa Bahomakmur dipimpin Pendeta Rahmat Toniga, dengan jumlah jemaat 250  orang.

Di Gereja Katolik Desa Bahomakmur dipimpin Pastor Benedikthus Rombe, dengan jumlah jemaat 100 orang. Di Gereja Toraja Getsmani Desa Bahodopi dipimpin Pendeta Nataniel Ambalinggi dengan jumlah jemaat  175 orang, dan di GKII Desa Lalampu dipimpin Pendeta Hetrin, dengan jumlah jemaat  30 orang.

Kapolres Morowali mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan ibadah Natal selesai pada pukul 12.30 wita dalam suasana aman dan kondusif, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. (ahl/ap/fma)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 77 times, 1 visits today)