Protokol Kesehatan di Tolitoli Diperketat, Berikut Edaran Bupati Moh Saleh Bantilan

oleh -
Bupati Tolitoli, H Moh Saleh Bantilan mensosialisasikan surat Edaran Nomor 440/3944/Dinkes, di salah satu Café, Selasa (29/12/2020). (Foto: Humas Polres Toli-toli)

TOLITOLI, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten Tolitoli kembali memperketat protokol kesehatan di wilayah setempat seiring grafik persentase kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah menunjukan kenaikan yang begitu drastis.

Upaya itu salah satunya dilakukan Bupati, H Moh. Saleh Bantilan bersama Kepala kepolisian resor Toli-toli , Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budhi Batara Pratidina dengan menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan di tengah masyarakat. 

Sosialisasi itu menyasar pada tempat keramaian seperti warung kopi dan kafe, Selasa (29/12/2020) malam. “Sambil berpatroli dengan menggunakan mobil dan berjalan kaki, Forkopimda Kabupaten Toli-toli menyambangi rumah makan, cafe, warkop, serta tempat keramaian lainnya yang ada di dalam Kota Toli-toli untuk mensosialisasikan Surat Edaran Nomor 440/3944/Dinkes tersebut,” Kata Kapolres Toli-toli, Rabu (30/12/2020).

Diketahui, surat Edaran Nomor 440/3944/Dinkes dikeluarkan pada 29 Desember 2020 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Toli-toli. Surat edaran tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 di Kabupaten Toli-toli diterbitkan mengamati kelonjakan kasus covid-19 yang terbilang cukup tinggi.

Adapun isi Surat Edaran yakni sebagai berikut :

1. Menegakkan peraturan Bupati Toli-toli Nomor 23 Tahun 2020 tentang penegakkan hukum protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019.

2. Memperketat pemantauan dan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan dalam penangnanan COVID-19 ditempat keramaian seperti : rumah makan/restoran, cafe, tempat wisata, plaza tolitoli, pasar dan tempat-tempat yang melaksanakan hajatan/pesta.

3. Setiap pelaku perjalanan dari luar daerah baik via laut yang akan memasuki wilayah Kabupaten Toli-toli wajib menunjukkan hasil pemeriksaan Rapid Antibodi yang berlaku 3×24 jam.

4. Setiap pelaku perjalanan dari luar daerah baik via darat dan udara yang memasuki wilayah Kabupaten Toli-toli wajib menunjukkan hasil pemeriksaan Rapit Antibodi/SWAB PCR berlaku 3×24 jam dan menunjukkan Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS) bagi pelaku perjalanan antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi Sulawesi Tengah.

5. Diharapkan meningkatkan tracking dan pengambilan sampel COVID-19 serta melaksanakan tindak lanjut hasil skrining.

6. Pemerintah Daerah Kabupaten Toli-toli memberlakukan pembatasan jam malam di tempat keramaian, seperti : rumah makan/restoran, cafe, tempat wisata, plaza tolitoli, pasar dan tempat-tempat yang melaksanakan hajatan/pesta hingga pukul 20.00 WITA.

7. Mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat terkait penyebaran, penanganan dan pencegahan COVID-19 di masyarakat.

8. Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 30 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Toli-toli dapat mematuhi surat edaran yang telah dikeluarkan Pemkab Toli-toli demi kepentingan bersama dan meminimalisir terjadinya kelonjakan penyebaran Covid 19 ini,” imbau Kapolres.  (maf/ap)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....