Tahun 2020, Kasus Kejahatan Kelompok MIT di Poso Meningkat

oleh -
Polres Poso saat menggelar konferensi pers akhir tahun, Rabu (30/12/2020). (Foto: Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Kepolisian Resor (Polres) Poso, Sulawesi Tengah menyebut di tahun 2020 kasus kejahatan yang dilakukan oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) semakin meningkat.

Hal itu diketahui berdasarkan data seluruh kasus yang terjadi di tahun 2020 di wilayah Poso dalam catatan Polres setempat.

Data itu disampaikan langsung oleh Kapolres Poso, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rentrix Ryaldi Yusuf, didampingi langsung Wakilnya, Komisaris Polisi Basrum beserta jajaran di Mapolres Poso, Rabu (30/12/2020).

AKBP Rentrix Ryaldi mengatakan, laporan kontak senjata antara MIT dan kepolisian pada tahun 2020 ada sebanyak 7 kasus. Angka itu meningkat 5 kasus dibandingkan tahun 2019 hanya sebanyak 2 kasus.

Meski begitu, pada kasus lain dia menyebutkan secara umum kejahatan konvensional yang ada di wilayah hukum Polres Poso selama tahun 2020 menurun dibandingkan dengan tahun 2019.

Pada sejumlah kasus, jenis kejahatan yang masih menonjol sepanjang tahun 2020 yaitu pencurian terdapat 37 laporan, sedangkan di tahun 2019 terdapat 96 laporan. Pihaknya juga mencatat kasus curanmor sebanyak 26 laporan sementara di tahun 2019 sebanyak 98 laporan.

Untuk jumlah kasus kejahatan konvensional di wilayah hukum Polres Poso tahun 2020 tercatat 114 kasus perbandingan tahun 2019 sebanyak 656 kasus turun 542 kasus atau 17, 37 persen.

Kata Rentrix, penurunan kasus tersebut diakibatkan adanya dampak pandemi Covid-19 dengan persentase penyelesaian kasus sebesar 73.68 persen.

Kapolres menambahkan untuk data Kamseltibcar Lantas juga mengalami penurunan. Jika tahun 2019 jumlah laka lantas 191 kasus dan meninggal dunia 41 orang, pada tahun 2020 jumlah laka lantas turun menjadi 103 kasus dan meninggal dunia 31 orang.

Penanganan Narkotika di Polres Poso juga tercatat mengalami penurunan dari 21 kasus pada tahun 2019 turun menjadi 19 kasus dengan barang bukti sabu di tahun 2019 sebanyak 44,33 gram dan babuk tahun 2020 sebanyak 270,9 gram.

“Khusus untuk narkoba jumlah kasus turun namun barang bukti yang disita mengalami peningkatan, bahkan tersangka yang terlibat di dalamnya juga mengalami peningkatan dari 24 tersangka menjadi 27 tersangka pada tahun 2020,” ucapnya.

Kapolres Poso pada kesempatan itu secara khusus mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam acara malam pergantian tahun baru 2020. (rdn/ap)

Laporan : Ryan Darmawan

Silakan komentar Anda Disini....