Rilis Angka Kematian Akibat Kecelakaan di Tahun 2020, Basarnas Palu : Jumlahnya Meningkat

oleh -
Tim rescue Basarnas Palu tengah melakukan persiapan untuk evakuasi korban akibat kecelakaan kapal di perairan serta kondisi membahayakan manusia. (Foto : doc Humas Basarnas Palu)

PALU, Kabar Selebes – Beradasarkan rilis data penanganan Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu terkait angka kematian akibat kecelakaan pesawat udara, kapal, kondisi membahayakan manusia dan di perairan pada tahun 2020, jumlahnya meningkat.

Dibandingkan tahun 2019, terdapat sebanyak 66 kejadian dan jumlah yang meninggal dunia 19 korban.

Namun, pada tahun 2020, tercatat sebanyak 20 orang warga yang menjadi korban meninggal dunia dari 75 kasus, yang ditangani Basarnas Palu.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johanes, kepada KabarSelebes.id, Ahad (3/1/2021).

Andrias menyebutkan, selain mencatat sebanyak 19 orang korban meninggal dunia dari 66 kasus yang ditangani pihaknya di tahun 2019 lalu, terdapat sebanyak 556 orang yang berhasil di selamatkan, dan 34 orang hilang.

“Sementara pada tahun 2020, terjadi peningkatan jumlah korban meninggal dunia hingga 28 korban jiwa dari 75 kasus yang ditangani. Selain itu tercatat sebanyak 2.535 orang yang berhasil di selamatkan serta 15 orang yang dinyatakan hilang,” terangnya.

Lebih lanjut Andrias mengatakan, dalam kurun waktu Januari-Desember 2020, pihaknya menangani 75 kasus yang terdiri dari 25 kecelakaan kapal, 31 kondisi membahayakan manusia dan 18 bencana alam, Laka Penanganan Khusus (KPK) satu kejadian, dan jumlah kecelakaan pesawat udara nihil.

“Dari Laka penanganan khusus, satu operasi SAR, satu orang yang dapat diselamatkan,” sebut Andrias.

Ia menambahkan, pada Januari-Desember 2019, tercatat jumlah kecelakaan pesawat nihil, kecelakaan kapal 32 kejadian, dan sebanyak 20 kejadian yang membahayakan manusia.

“Sedangkan data bencana alam tercatat sebanyak sembilan kejadian serta KPK terdapat lima kejadian dengan jumlah 15 orang diselematkan dan satu orang dinyatakan meninggal dunia,” tandasnya. (maf/rlm/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 36 times, 1 visits today)