BNN Sulteng : Baru 3 Kabupaten yang Keluarkan Regulasi P4GN

oleh -
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rahkman Baso saat merilis hasil tangkapan puluhan kilo narkoba pada 2020. (Foto : Mohammad Arief/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Monang Situmorang, menyebutkan baru tiga kabupaten, yakni Poso, Morowali dan Buol yang mengeluarkan regulasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika (P4GN) dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

Hal itu, sebagai respon positif terhadap Peraturan Gubernur (Pergub) dan Instruksi Gubernur serta Instruksi Presiden (Inpres) dalam mendukung terselenggaranya Inpres Nomor 2 Tahun 2020, yang merupakan tindak lanjut dari Inpres Nomor 6 Tahun 2018.

Sedangkan regulasi P4GN dalam bentuk Intruksi Wali Kota atau Bupati, baru Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Poso. Khusus Kabupaten Touna dan Banggai Kepulauan (Bangkep) mengeluarkan regulasi P4GN dalam bentuk Surat Edaran (SE). Sementara Kabupaten Buol mengeluarkan regulasi P4GN dalam bentuk Nota Kesepahaman,” jelas Monang, Rabu (6/1/2020).

Menurutnya, hal tersebut merupakan respon positif terhadap Pergub dan Instruksi Gubernur serta Inpres ke sejumlah kementerian atau lembaga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), BUMN, dan instansi swasta dalam melakukan aksi nyata, baik dalam bentuk sosialisasi bahaya narkoba, tes urine maupun pembentukan kader anti narkoba.

Dalam kesempatan itu, Monang menambahkan, smBNN se-Sulteng juga mendorong terbentuknya Desa Bersinar atau desa yang bersih dari narkoba.

Saat ini, kata dia, terdapat sebanyak 86 desa di 13 kabupaten/kota di Sulteng yang telah berkomitmen dan didorong untuk menjadi Desa Bersinar.

“BNN se-Sulteng akan jadi peggerak bagi mereka dalam menjalankan programnya dengan menggunakan anggaran dana desa yang menurut kementerian desa dapat digunakan seoptimal mungkin memerangi narkoba,” imbuhnya

“BNN Sulteng terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta memerangi dan melawan narkoba. Kita tidak mau generasi muda kita hancur karena narkoba. Mari perang melawan narkoba, dan hal ini jadikanlah sebagai kewajiban kita semua,” imbau Monang. (maf/rlm/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....