Inflasi di Sulteng Tahun 2020 Sebesar 1,62%, Kota Palu Catat Inflasi Tertinggi

  • Bagikan
Pedagang sembako di salah Pasar Kota Palu. (Foto: Dok. KabarSelebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada bulan Desember 2020 mengalami inflasi sebesar 0,46 %. Sedangkan inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun dari Desember 2019 hingga Desember 2020 adalah sebesar 1,62 %.

Data itu didapat dari inflasi gabungan dua kota di Sulteng yakni Palu dan Luwuk. Kota Palu tercatat mengalami inflasi 0,63 % dengan inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,81%.

Sementara Kota Luwuk pada bulan Desember mengalami deflasi sebesar 0,26 % dengan inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,83%.

“Kota Palu inflasi Desember yang 0,63% merupakan inflasi tertinggi selama tahun 2020,” Kata kepala BPS Sulteng, Dumangar Hutauruk memberi keterangan resmi secara virtual, Senin (04/01/2021).

Lebih lanjut kata dia, kota Luwuk yang mengalami deflasi menunjukkan indeks harga berfluktuasi. Meski mencatat angka Deflasi 0,26 % pada Desember 2020, dia bilang angka itu bukan angka yang terendah. Pasalnya pada bulan Maret 2020 tercatat deflasi di luwuk mencapai 0,59%.

“Jadi selalu berfluktuasi antara inflasi dan deflasi,” jelasnya.

Dijelaskan penyebab inflasi pada bulan Desember 2020 dipengaruhi oleh naiknya indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,15 %.

Disusul oleh kelompok transportasi 0,90 %, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,50 %, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,32 %, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,03%, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,01%, serta kelompok kesehatan 0,01%.

Meski begitu, penurunan indeks harga satu-satunya disebutkan terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,10%. Begitu juga dengan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok pendidikan, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran relatif stabil.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 87 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Kota Luwuk mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,26 %, sementara Kota Ambon mengalami deflasi terendah sebesar 0,07 %.

Kota Palu menempati urutan ke-34 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-8 di kawasan Sulampua, sementara Kota Luwuk menempati urutan pertama deflasi di tingkat nasional maupun di kawasan Sulampua. (*/ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Terendah Sejak 2010, Indeks Pembangunan Manusia di Sulteng Hanya Tumbuh 0,05 Poin di Tahun 2020

PALU, Kabar Selebes – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami kemajuan sebesar...

Close