Dana Tabungan Rp80 Juta Milik Nasabah Raib, Kepala KCU BCA Palu Ngaku Masih Lakukan Investigasi

oleh -
Ilustrasi gedung BCA. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

PALU, Kabar Selebes – Dana tabungan rekening senilai Rp80 Juta milik nasabah Bank Central Asia (BCA) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang diketahui bernama Taufik raib.

Kepada media ini, Taufik mengaku sangat menyesalkan hilangnya dana tabungan di rekening miliknya senilai Rp80 Juta tersebut yang terjadi pada 14 Desember 2020 lalu.

Saat mengetahui bahwa dana tabungan miliknya hilang, Taufik pun langsung melaporkan kejadian kepada pihak BCA Palu.

Hanya saja, pihak BCA Palu, kata dia, menyatakan tidak menjamin untuk bisa mengembalikan uang nasabah yang hilang tersebut.

Meskipun sudah berupaya 11 kali, pihak BCA Palu tetap bersikukuh tidak bisa mengembalikan dana miliknya yang hilang tersebut.

Bahkan, menurut Taufik, pihak BCA Palu terkesan lepas tanggungjawab atas kejadian yang menimpanya itu.

“Malahan, salah seorang karyawan BCA Palu bagian Customer Service (CS) saat dimintai tanggapan beberapa waktu lalu, dengan enteng mengatakan kalau pihaknya tidak bisa menjamin bahwa dana yang hilang tersebut bisa dikembalikan lagi,” ujar Taufik mengutip pernyataan salah seorang karyawan bagian CS BCA Palu itu.

Ia juga mengaku sangat kecewa dengan pihak BCA Palu yang tidak bertanggungjawab atas perlindungan dana tabungan miliknya.

“Padahal, melalui bukti rekening koran yang saya tunjukan, bahwa dana tabungan milik saya jelas-jelas ada yang ambil,” katanya, Senin (11/1/2021).

Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Palu, Rony Owen yang dikonfirmasi KabarSelebes.id via telepon seluler, Selasa (12/1), mengatakan terkait hilangnya dana tebungan di rekening nasabah tersebut pihaknya sudah melakukan investigasi.

“Kita lagi urus semuanya, karena kami anggap transaksi itu normal. Kemungkinan nasabah akan dihubungi dan dikoordinasikan kembali tentang kasus ini,” terangnya.

Dikatakannya, pihak BCA akan berupaya untuk mengembalikan dana tabungan di rekening nasabah yang raib tersebut, namun membutuhkan waktu untuk mendalami kasusnya.

“Kebetulan saat ini saya masih di luar kota. Nanti jawabannya, rekan-rekan media pasti kita kasih, karena masih kami tindaklanjuti,” akunya.

Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulteng, Mega, mengatakan saat ini nasabah BCA Palu sudah melaporkan kasus dugaan raibnya dana senilai Rp80 Juta tersebut.

Sedangkan, untuk surat pengaduan dari nasabah BCA Palu yang diterima pada 15 Desember 2020 lalu, diproses selama 20 hari masa kerja.

Langkah selanjutnya, kata dia, akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dengan melayangkan surat tembusan ke pihak BCA Palu.

Ia meminta agar pihak BCA Palu dapat meneliti kembali permasalahan dengan nasabahnya itu.

Pasalnya, kasus tersebut terjadi menjelang akhir tahun dan masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Cepat atau lambat tindakan kami, itu semua tergantung masalahnya juga. pihak bank sampai saat ini belum merespon dan masih melakukan investigasi,” pungkasnya. (rkb/rlm/fma)

Laporan : Rifaldi Kalbadjang

Silakan komentar Anda Disini....