Antisipasi Penjarahan Bantuan ke Sulbar, Pemkot Diminta Bentuk Call Center Emergency

oleh -
Nampak warga berkerumun berebut bantuan yang dikirimkan ke Sulbar.(Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palu, mengusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu segera membentuk call center emergency respon bencana alam Majene-Mamuju, Sulawesi Barat.

“Sebaiknya pemkot Kota Palu segera bentuk Call Center emergency respon bencana alam Mamuju untuk memudahkan kemana orang bisa distribusi bantuan, sehingga tidak semua harus ke Mamuju bawa bantuannnya sendiri tanpa pengawalan dari pemerintah,” usul Mutmainnah Korona, ketua komisi A DPRD kota Palu melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (16/01/2021).

Menurutnya, upaya itu dilakukan sebagai langkah antisipasi aksi penjarahan bantuan bagi para korban bencana. Sebab diakui banyak orang yang berinisiatif untuk membantu namun bingung bagaimana cara pendistribusiannya.

Ia meyakini jika hal tersebut tidak segera dilakukan, bantuan yang diberikan oleh masyarakat akan semrawut dan tidak dapat didistribusikan.

“Di jalan menuju ke Mamuju padat mobil sementara situasi belum safety karena ada imbauan dari BMKG bahwa akan ada gempa susulan. Kalau pemkot tidak segera mengatur lalu lintas distribusi bantuan, saya agak khawatir prosesnya tidak baik dalam situasi waspada seperti ini,” pungkasnya. (sob/ap)

Laporan: Mohammad Sobirin

Silakan komentar Anda Disini....