Dua Ekor Satwa K9 Polda Sulteng Diturunkan Bantu Pencarian Warga Korban Gempa di Sulbar

  • Bagikan
Dua ekor hewan Satwa K9 milik Ditsamapta Polda Sulteng yang turut diterjunkan ke lokasi bencana di Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto: Humas Polda Sulteng)

PALU, Kabar Selebes – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mengirimkan pasukannya untuk turun langsung membantu pencarian korban gempa di Majene-Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar).

Setelah sebelumnya pasukan Satuan Brigade mobil (Satbrimob), Polda Sulteng kali ini mengirim 51 personel dari Direktorat Samapta dalam rangka misi kemanusiaan Jumat (15/1/2020) pukul 19.00 WITA. Dua ekor hewan Satwa pelacak K9 turut diturunkan untuk membantu proses pencarian korban yang masih tertimpa reruntuhan di sejumlah titik.

“Polda Sulteng telah mengirim sebanyak 99 personelnya, terbagi dari Satbrimob dan Ditsamapta, guna membantu korban bencana gempa di Provinsi Sulbar,” terang Kabidhumas Polda Sulteng, Komisaris besar Polisi (Kombes Pol) Didik Supranoto kepada media di Palu, Sabtu (16/01/2021).

Disebutkan, dua kesatuan itu masing- masing sebanyak 48 personel dari Satbrimob dan 51 personel Ditsamapta Polda Sulteng. Pasukan itu bertugas di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Kata Didik, sebanyak 10 tenda kompi turut dibawa personel Satbrimob ke Kabupaten Majene untuk para warga yang sementara ini masih di pengungsian.

Selain itu, kepolisian juga menyediakan mobil dapur lapangan dan mobil water treatment untuk memberikan suplai air bersih yang selalu dibutuhkan di lokasi pengungsian.

Sementara, personel Ditsamapta yang bertugas di Mamuju telah dilengkapi berbagai perlengkapan SAR darat yang dimiliki seperti Crane, Alat Pendeteksi Kehidupan, Coomby Tool, Tool Kit, Chainsaw, Alat pemecah tembok, kampak, linggis serbaguna dan peralatan lain.

Sedangkan dua ekor Satwa K9 milik Ditsamapta Polda Sulteng diturunkan untuk pencarian korban dalam reruntuhan atau tertimbun.

“Baik dari Satbrimob maupun Ditsamapta Polda Sulteng juga membawa kendaraan R2 yang nantinya akan digunakan untuk patroli guna mengantisipasi kemungkinan adanya penjarahan,” tukasnya. (maf/ap/fma).

Laporan : Mohammad Arief.

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Grand Maleo, Hotel Terbesar di Sulbar Jadi Saksi Bisu Keganasan Gempa M 6,2

MAMUJU, Kabar Selebes – Hotel Grand Maleo di Mamuju turut amblas saat Gempa Bumi magnitudo...

Close