Pejabat IAIN Palu Diminta Maksimalkan Fungsi Managerial dan Pengawasan

  • Bagikan
Rektor IAIN Palu, Prof Sagaf S Pettalongi saat melakukan pelantikan terhadap enam dosen, Rabu (20/01/2021).(Foto: Humas IAIN Palu)

PALU, Kabar Selebes – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Sagaf S Pettalongi meminta pejabat di lingkungan perguruan tinggi tersebut agar memaksimalkan fungsi managerial dan pengawasan.

“Pimpinan atau manager harus memiliki dua fungsi dalam managemen yaitu fungsi managerial dan fungsi supervisi dan pengawasan,” ujar Sagaf di Palu, Rabu (20/01/2021), saat melantik dosen dengan tugas tambahan sebagai wakil rektor, dekan, wakil dekan, wakil direktur pascasarjana dan ketua LP2M.

Sagaf Pettalongi melantik enam dosen dalam tugas tambahan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 30, 31, 32, 33, 34, 35 dan 38/In.13/KP.07.6/01/2021 tentang pengangkatan dalam jabatan tugas tambahan IAIN Palu, yang ditetapkan pada tanggal 19 Januari 2021.

“Mereka yang dilantik adalah Dr Mohammad Idhan sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr Hamlan menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK), Drs Iskandar M.Sos.I jabat Ketua LP2M,” jelasnya.

Selanjutnya, Dr Ahmad Syahid sebagai Wakil Direktur Pascasarjana, Drs Syahril MA Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lemabaga FTIK, Dr Saepudin Mashuri sebagai Ketua Prodi Managemen Pendidikan Islam Pascasarjana.

Kepada mereka yang dilantik, Prof Sagaf mengingatkan bahwa dalam konsep dan praktik managemen, manager atau pimpinan harus memiliki dua fungsi.

Fungsi manageral, kata Prof Sagaf menjadi fungsi yang pertama harus dijalankan oleh manager/pimpinan yaitu di antaranya mampu menyusun dan menjalankan perencanaan serta menggerakkan bagian-bagian dan sub bagian terkait di bawahnya.

“Karena itu, dalam fungsi managerial manager harus punya kemampuan untuk berkoordinasi, membangun perencanaan untuk menyukseskan visi dan misi,” kata Prof Sagaf.

Selain itu, lanjut Prof Sagaf, manager atau pimpinan harus mampu jalankan fungsi supervisi dan pengawasan.

Dua fungsi tersebut, kata dia, harus dimaksimalkan oleh para pejabat atau dosen dengan tugas tambahan dalam jabatan ketika diberikan tugas mengemban satu jabatannya tertentu.

“Dua hal ini harus diperhatikan dan dikembangkan semaksimal mungkin ke depan. Karena dua hal ini sering dianggap kurang maksimal dalam praktik managemen. Bisa dimaksimalkan dengan bagaimana mengkomunikasikan atau mengkoordinasikan tugas-tugas,” tandasnya.

Rektor juga menambahkan bahwa pelantikan yang dilaksanakan salah satunya untuk mengisi kekosongan serta mengacu pada ketentuan yang berlaku. (maf/ap)

Laporan : Mohammad  Arief

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan