Kunjungi Penyintas Bencana Gempa Mamuju, ORI Sulteng : Banyak Bantuan Logistik Belum Tersalurkan

oleh -
Tampak kondisi para penyintas bencana gempa di lokasi pengungsian yang berada di kawasan perbukitan sekitar Kantor Gubernur Sulawesi Barat. (Foto : Mohammad Arief/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Dari hasil kunjungan tim rescue Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sulawesi Tengah (Sulteng), di lokasi pengungsian para penyintas bencana gempa Mamuju, Sulawesi Barat, diketahui terdapat ribuan paket logistik yang belum tersalurkan secara merata.

“Bantuan logistik masih menumpuk di dalam kota dan posko-posko di pinggir jalan, namun belum merata distribusinya ke lokasi pengungsian para penyintas yang berada di pegunungan dan posko mandiri, yang berada di dalam lorong hingga kawasan perbukitan,” beber Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, H. Sofyan Farid Lembah, kepada KabarSelebes.id, Kamis (21/1/2021).

Selain persoalan distribusi bantuan logistik yang belum merata, Sofyan, juga mengaku melihat secara langsung pelayanan kesehatan khusus perawatan pasien di rumah sakit yang masih dilakukan dibagian lantai dasar maupun tenda darurat, yang di tempatkan di pelataran rumah sakit.

Bahkan, belum ada kelompok masyarakat sipil/NGO lokal yang mengawal proses penanggulangan bencana di Mamuju.

“Hal ini dinilai akibat koordinasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju kurang baik. Penanganan bencana terkesan kurang bertanggungjawab oleh pihak Pemprov ke beberapa stok Pemkab Mamuju yang belum dikeluarkan,” imbuhnya.

Sofyan menyebutkan, adapun laporan hasil kunjungan ORI Sulteng ke lokasi gempa berkekuatan 6,2 Magnitudo di Sulawesi Barat sejak 19-21 Januari 2021, sebagai berikut :

1. Pasar sudah buka khusus Pasar Tua.

2. Beberapa swalayan sudah buka walaupun hanya beberapa jam.

3. Kerusakan bangunan berada di pusat kota di sisi tengah dan sisi tepi pantai (lahan eks reklamasi dan rawa/empang).

4. Suplai BBM di SPBU lancar.

5. Jalur penyaluran bantuan dari Palu aman dan lancar tidak ada penjarahan.

6. Beberapa NGO Nasional dan Internasional kini telah melakukan assesment kebutuhan di Mamuju dan ada yang membangun posko di luar wilayah Mamuju, karena alasan mitigasi bencana.

“Tim rescue perwakilan Ombudsman Sulteng, kini tengah melakukan pemantauan sesuai tupoksi kerja. Dan akan terus melihat perkembangan penyaluran logistik di wilayah Mamuju, hingga di bagian pelosok, pegunungan agar tersalurkan secara merata dan amanah,” tandasnya. (maf/rlm/fma)

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini....