Pencarian Satu Keluarga yang Diduga Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Sulawesi Barat Dihentikan

  • Bagikan
Tim SAR MDMC gabungan dari Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan saat melakukan pencarian satu keluarga yang diduga tertimbun longsor akibat gempa 6,2 Magnitudo di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto : doc Tim SAR MDMC)

MAMUJU, Kabar Selebes – Hingga Kamis (21/1/2021), pencarian satu keluarga yang diduga tertimbun longsor akibat gempa berkekuatan 6,2 Magnitudo di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, belum membuahkan hasil dan dihentikan oleh tim SAR.

“Pencarian diklosing. Sudah beberapa hari tim SAR berupaya melakukan pencarian, hasilnya nihil,” kata Kepala Bidang Tanggap Kebencanaan dan Rehabilitasi Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Kota Makassar, A. Yusran Makkulau.

Menurut Yusran, satu keluarga yang terdiri dari tiga orang itu tertimbun longsor dengan kedalaman kurang lebih 150 meter.

“Ketiga orang itu, diketahui bernama Ahmad atau Papa Naba, Nurlia, dan Nurfatma,” sebut Yusran.

Ia menyebutkan, khusus wilayah yang belum bisa dievakuasi, karena akses jalannya tertimbun material longsor akibat gempa, yakni Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Dusun Salubiru, Desa Salutahongan, dan Dusun Salurindu, Desa Salutahongan, yang semuanya di Kecamatan Malunda, sedikit demi sedikit mulai didatangi relawan MDMC dan beberapa lembaga lainnya.

MDMC Poskor Mamuju, kata dia, juga terus melakukan distribusi penyaluran bantuan logistik untuk masyarakat di Tappalang, Malunda dan Ulumanda yang kini telah didirikan Pos Pelayanan (Posyan).

Hingga saat ini, data penerima manfaat yang sudah terinput berjumlah 2.624 jiwa. Terdiri dari laki-laki 1.338 jiwa dan perempuan 1.286 jiwa. Sedangkan Jumlah penerima manfaat layanan kesehatan MDMC sudah berjumlah 91 jiwa yang dibagi dalam lima Posyan.

“Sampai saat ini, kami sangat membutuhkan untuk kegiatan psikososial, di antaranya buku Iqra dan Jus Amma, buku bacaan anak, mainan anak-anak, snack, susu indomilk, wadah tempat main, masker anak-anak, karpet atau tikar. Selain itu, kebutuhan sabun mandi, shampo, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci piring, sabun pakaian, obat nyamuk, autan, ikan kaleng, dot bayi, dan gula pasir,” tandas Humas Poskor MDMC Respons Mamuju, Rudianto. (*/ry/fma)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan