Polsek Bahodopi Amankan Uang Tunai Rp25,4 Juta dan 11 Paket Sabu dari Tangan Pria Asal Sulawesi Selatan Ini

oleh -
Pihak Polsek Bahodopi tengah mengumpulkan barang bukti 11 paket sabu yang berhasil ditemukan dari tangan terduga pengedar sabu berinisial KL di kamar kosnya di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali pada Selasa (19/1/2021). (Foto : Istimewa)

MOROWALI, Kabar Selebes – Tim BATMAN Kepolisian Sektor (Polsek) Bahodopi jajaran Kepolisian Resor (Polres) Morowali, Sulawesi Tengah mengamankan uang tunai senilai Rp25,4 Juta dan 11 paket sabu dari tangan pria berinisial KL (42) warga Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

KL yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu ini ditangkap di kamar kosnya di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali sekitar pukul 23.30 WITA, pada Selasa (19/1/2021).

Sedangkan uang tunai senilai Rp25,4 Juta yang diamankan Polsek Bahodopi diduga hasil dari penjualan narkoba jenis sabu.

Demikian diungkapkan Kapolsek Bahodopi, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Zulfan, SH dalam rilisnya, Kamis (21/1/2021).

Zulfan mengatakan, penangkapan KL bermula dari informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat terkait adanya transaksi narkoba jenis sabu.

Menindaklanjuti informasi itu, kata dia, dirinya bersama Inspektur Polisi Dua (Ipda) Zulham Abdillah selaku Kanit Binmas dan Kanit Intel Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Roman Arif dengan 4 personel langsung mendatangi kamar kos yang ditempati terduga KL.

Ketika tiba di kamar kos terduga KL, pihaknya langsung melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti berupa 11 paket sabu siap edar yang disembunyikannya di saku kemeja, yang digantungkannya di dalam lemari pakaian.

“Awalnya terduga KL mengelak ketika kami tanya. Saat anggota kami berhasil menemukan 11 paket sabu, KL tidak berkutik,” ujarnya.

Ia menyebutkan, selain mengamankan 11 paket sabu dan uang tunai senilai Rp25,4 juta, pihaknya juga mengamankan 1 buah HP dan SIM C milik terduga LK.

Ia mengaku saat ini Polsek Bahodopi telah berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polres Morowali terkait pelimpahan kasus tersebut.

“Akibat perbuatannya, KL dikenakan Pasal 112 Ayat 2 Subsider 127 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 perubahan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun, maksimal 20 tahun penjara,” katanya. (ry/fma)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini....
(Visited 70 times, 1 visits today)