Puluhan Relawan Kemanusiaan Asal Parigi Moutong Jalani Rapid Test Antibodi

oleh -
Salah satu relawan TRC BPBD Parigi Moutong tengah menjalani Rapid Test Antibodi yang dilaksanakan di Kantor BPBD, Rabu (37/1/2021). (Foto : Roy Lasakka/KabarSelebes.id)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Tiba di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, puluhan relawan yang telah selesai menjalankan tugas kemanusiaan di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, menjalani Rapid Test Antibodi.

Puluhan relawan itu, berasal dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Dinas Sosial (Dinsos) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong.

“Rapid Test Antibodi yang dilaksanakan ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Parigi Moutong, Azis Tombolotutu, kepada sejumlah awak media usai menjalani Rapid Test Antibodi di kantornya, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya, Rapid Test Antibodi bagi puluhan relawan kemanusiaan asal Parigi Moutong tersebut perlu dilakukan sebelum beraktivitas seperti biasanya.

Pasalnya, Provinsi Sulawesi Barat merupakan daerah yang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Apalagi, menurut penjelasan pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes), daerah atau wilayah yang telah dinyatakan zona merah berarti tingkat penularan Covid-19 sangat cepat.

Ia menyebutkan, dari puluhan relawan kemanusiaan asal Parigi Moutong yang melaksanakan tugas di Majene dan Mamuju, baru sebanyak 45 orang yang telah menjalani Rapid Test Antibodi.

Namun, pihaknya tetap akan melaksanakan kegiatan tersebut besok hingga beberapa hari kedepan bagi relawan yang belum menjalani Rapid Test Antibodi.

Sedangkan hasil dari 45 relawan yang telah menjalani Rapid Test Antibodi, kata dia, satu diantaranya reaktif.

“Saat ini, relawan yang bersangkutan telah melakukan karantina mandiri selama 14 hari, sebagai langkah mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19,” pungkasnya. (ry/fma)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini....