Kejati Sulteng Disebut Tak Punya Taring Usut Kasus Jembatan IV Palu

  • Bagikan
Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia Kota Palu saat menggelar unjuk rasa di depan kantor Kejati Sulteng, Rabu (03/02/2021). (Foto: Rifaldi Kalbadjang/Kabar Selebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) disebut tak punya taring mengusut tuntas kasus korupsi pembayaran biaya ekskalasi Jembatan IV Palu yang dua tahun tak kunjung selesai.

Hal demikian terucap saat Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) Kota Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Sulteng, Rabu (03/02/2021).

“Kejati terlihat seperti tanpa taring untuk mengungkap kasus ini, pasalnya kasus ini sudah berjalan kurang lebih dua tahun lamanya namun tak kunjung usai,” ujar Mustang selaku Koordinator Aksi.

Menurut Mustang, keseriusan pihak Kejati Sulteng dalam menangani kasus ini perlu dipertanyakan. Sebab sejauh ini baru tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dari 53 orang saksi yang diperiksa.

Pada kesempatan itu LS-ADI menyatakan sikap mosi tidak percaya bahkan menuntut Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng dicopot dari jabatannya.

Sementara, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulteng, Inti Astutik mengatakan pihaknya masih melakukan pendalam terkait kasus tersebut.

Pihak kejati kata dia sementara telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk permintaan data.

Ia juga mengungkapkan tidak menutup kemungkinan Kejati akan kembali melakukan pemanggilan terhadap saksi terkait kasus ini.

“Kalau memang kita butuh keterangan lagi pasti kita lakukan pemanggilan saksi lagi,” jelasnya.

Diketahui, pada aksi unjuk rasa puluhan massa dari LS-ADI kota Palu tersebut diterima oleh Asisten Pidana Khusus (AS Pidsus) Kejati Sulteng, Edward Malau. (rkb/ap/fma)

Laporan: Rifaldi Kalbadjang.

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Pemkab Siap Biayai Vaksinasi Warga Sigi

SIGI, Kabar Selebes - Bupati Kabupaten Sigi, Muhammad Irwan secara tegas mengaku siap untuk membiayai...

Close