Peringati HPN, PWI Banggai Gelar Kampanye Kewaspadaan Transmisi Lokal Covid-19 di Kalangan Wartawan

oleh -
Suasana sosialisasi peningkatan kewaspadaan transmisi lokal penyebaran Covid-19 kepada jurnalis di kabupaten Banggai, Kamis (11/02/2021). (Foto: Istimewa)

BANGGAI, Kabar Selebes – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai pada momen perayaan Hari Pers Nasional (HPN) menggelar sosialisasi peningkatan kewaspadaan transmisi lokal penyebaran Covid-19 kepada jurnalis di daerah setempat, Kamis (11/02/2021).

Didukung Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), kegiatan itu menghadirkan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai sebagai pemateri.

Sosialisasi dilakukan mengingat kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah, termasuk di wilayah Kabupaten Banggai, Bangkep dan Balut Terus meningkatnya. Sehingga perlu mendapat perhatian serius semua pihak, tak terkecuali kalangan wartawan.

Wartawan dengan aktivitas rutinnya sehari-hari sebagai pencari berita, selalu diperhadapkan dengan beragam narasumber di lokasi yang berbeda-beda. Kondisi ini membuat wartawan menjadi salah satu profesi yang juga rentan terpapar Covid-19.

Apalagi saat ini penyebaran Covid-19 sudah lebih bersifat transmisi lokal atau menyebar dari orang ke orang di daerah yang sama. Karenanya, perlu ada peningkatan kewaspadaan terhadap transmisi lokal penyebaran covid tersebut, melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19/Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr dr Anang Otoluwa, MPPM yang diwakili oleh juru bicaranya dr Nurmasita Datu Adam memaparkan pola transmisi lokal penyebaran covid, dan upaya untuk mewaspadainya, baik untuk kalangan wartawan maupun publik secara umum.

Menurut dia, sejak bulan Agustus 2020, Kabupaten Banggai sudah masuk kategori transmisi lokal penyebaran Covid-19, menyusul adanya warga yang terkonfirmasi positif covid dan tidak memiliki riwayat perjalanan luar daerah. Dan pada bulan
Oktober 2020, sudah banyak klaster penyebaran covid secara transmisi lokal.

Oleh sebab itu penerapan protokol kesehatan secara ketat adalah cara utama untuk melawan covid. “Kalau semua mau menetapkan Prokes, maka trend kasus konfirmasi positif bisa turun,” tuturnya.

Tapi kata Nurmasita, merubah kebiasaan agar mematuhi Prokes itu memang bukan pekerjaan mudah. Faktanya kata dia, angka kenaikan kasus konfirmasi positif terus naik Bahkan pada 10 Februari 2021 sudah 1.069 kasus terkonfirmasi positif covid.

Karenanya ia mengatakan, semua pihak termasuk wartawan harus terus menerus membantu sosialisasi penerapan Prokes.

Kegiatan yang dihadiri puluhan wartawan baik yang tergabung dalam PWI maupun organisasi kewartawanan lain itu, selain bekerja sama dengan JOB Tomori, juga mendapatkan suport dari Lurah Bungin dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai. (emy/ap)

Laporan : Emay

Silakan komentar Anda Disini....