Buka Kembali Pendaftaran Stimulan, BPBD Palu: Ini untuk yang Belum Terdaftar

  • Bagikan
Kondisi salah satu rumah yang masih berdiri di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (25/10/2018). (Ilustrasi: Dok. KabarSelebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Warga kota Palu yang terdampak bencana gempa dua tahun silam diminta untuk segera mendaftarkan diri sebagai penerima Dana stimulan. Dana untuk warga yang rumahnya rusak berat maupun ringan akibat guncangan gempa itu sebelumnya sudah diberikan kepada 26.000 kepala keluarga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Kota Palu, Ir. Singgih B Prasteyo mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus mendata warga yang mendaftar sebagai penerima dana stimulan. Sudah ada 700 lebih warga yang baru mendaftar untuk diinput datanya sebaga calon penerima.

“Kita buka sampai hari Rabu ini, jadi yang daftar itu yang memang belum terdata sama sekali, bukan yang belum dapat,” jelasnya kepada KabarSelebes.ID, Senin (15/02/2021).

“Jadi kalau yang udah daftar dan dananya belum ada tidak usah datang ke BPBD,” lanjut dia.

Nama-nama yang terdaftar kata Singgih, akan diverifikasi terlebih dahulu untuk bisa mendapatkan dana. Verifikasi sendiri rencananya akan dikebut agar dana bisa secepatnya cair hingga batas waktu bulan Oktober 2021.

Adapun dana yang sudah ada hingga saat ini ialah para penyintas yang namanya sudah terdaftar kurang lebih 21.000 KK. Sedangkan untuk 700 lebih KK yang baru mendaftar diperkirakan akan menghabiskan dana kurang lebih 200 M.

Sementara, Walikota Palu Hidayat menyatakan, saat ini dana stimulan sudah tersalurkan kepada sebanyak kurang lebih 26.000 kk. Dia bilang sebelumnya masih ada 21.500 KK yang datanya sudah diajukan ke BNPB untuk diverifikasi.

Mengingat masih banyaknya warga yang mendaftar, ia pun berharap warga di kawasan zona aman bencana yang rumahnya rusak berat maupun ringan untuk segera mendaftarkan diri ke BPBD Palu agar bisa segera dilakukan verifikasi.

“Ini untuk terakhir kalinya, saya berharap segera mendaftarkan yang belum terdaftar, karena masih ada sisa dana, karena kalau ini tidak terdaftar dan ditutup data terakhir, maka dana ini akan ditarik oleh pemerintah pusat,” kata dia. (ap/fma)

Laporan: Adi Pranata.

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan