Pencarian Puluhan Korban Tertimbun Longsor di PETI Buranga Terkendala Lumpur

  • Bagikan
Lokasi pencarian puluhan korban penambang yang tertimbun longsor PETI Buranga, Kamis (25/2/2021). (Foto : Abde Mari/KabarSelebes.id)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Pencarian puluhan korban yang tertimbun longsor di lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, masih terkendala lumpur.

“Lokasi pencarian korban ini masih dipenuhi dengan air bercampur lumpur. Air itu berasal dari sungai yang berada sangat dekat dengan titik longsor. Makanya proses evakuasi korban masih kesulitan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Sembiring, yang ditemui KabarSelebes.id di lokasi pencarian korban di Desa Burang, Kamis (25/2/2021).

Andi mengatakan, proses pencarian puluhan korban penambang yang tertimbun longsor tersebut juga terkendala dengan peralatan lainnya seperti alat penyedot air atau Alcon.

Seharusnya, kata dia, Alcon yang dibutuhkan untuk menyedot air di lokasi pencarian sebanyak dua unit.

Sedangkan yang baru tersedia, hanya satu unit Alcon.

Bahkan, pada proses evakuasi malam hari pasca longsor, ada ditemukan dua titik yang terdapat jenazah korban.

Hanya saja, tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat kesulitan untuk mengevakuasi kedua korban tersebut akibat lumpur.

Ditanya terkait jumlah korban, Andi, mengaku bahwa pihaknya masih melakukan estimasi dan belum sampai pada data ril.

“Khusus data, semua lewat satu pintu di Pos tim SAR gabungan,” pungkasnya. (**/rlm/fma)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan