Beban Ekstra Bupati Sigi dan Walikota Palu Terpilih Usai Sumpah Jabatan

oleh -
Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan lima Paslon Bupati dan Walikota Terpilih di wilayah daerah Sulawesi Tengah, Jumat (26/02/2021). (Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Gubernur Sulawesi Tengah memberi banyak harapan usai melantik lima pasangan calon Walikota/Bupati periode di daerah Setempat. Pelantikan kepala daerah terpilih di pilkada serentak 2020 itu dilakukan langsung di Gedung Djojokodi Convention Canter (JCC) Jalan Muh Yamin, Kota Palu, Jumat (26/02/2021).

Khususnya kepada Walikota Palu terpilih, Hadianto Rasyid, dan Bupati Sigi, Muhamad Irwan,  Longki meminta agar keduanya mampu mempercepat penanganan pasca Gempa 28 september 2018. Kota Palu dan Sigi kata dia belum sepenuhya pulih sebagai daerah yang paling parah terdampak usai bencana.

“Saya mohon kepada saudara berdua untuk melanjutkan koordinasi dan tugas pekerjaan yang belum selesai,” ucap Gubernur Sulteng dua periode ini.

Khsusnya Longki mengharapkan pemimpin daerah tersebut bisa mempercepat penyelesaian hunian tetap (Huntap) dengan memberikan kepastian kepada penyintas yang berhak menerimanya.

“Termasuk penyelesaian stimulan rumah rusak, santunan duka kepada ahli waris yang belum tercover di kementerian sosial, pemulihan infrastruktur yang tertunda dan pembekalan lifeskill dan trauma healing kepada penyintas,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Gubernur diketahui melantik lima paslon calon Bupati/walikota yang menang pada Pilkada serentak 2020. Lima pasangan calon itu yakni pasangan Walikota dan Wakil Walikota Palu terpilih, Hadiyanto Rasyid dan dr. Reny A. Lamadjido, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sigi, Moh. Irwan dan Samuel Yansen Pongi.

Selanjutnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Tolitoli, Amran H.Yahya dan Moh. Besar Bantilan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Poso, dr. Verna Inkiriwang dan M. Yasin Mangun serta pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Banggai Laut, Sofyan Kaepa dan Ablit.

Sebagai informasi Pelantikan itu juga dilakukan berdasarkan SK Mendagri RI Nomor 131.72-295 Tahun 2021. (*/ap/fma)

Laporan: Adi Pranata.

Silakan komentar Anda Disini....