Warga Bahodopi Temukan Mayat Anak Terbawa Arus Sungai

oleh -
Personel kepolisian melakukan olah TKP di Sungai Desa Makarti Jaya tempat tenggelamnya seorang anak berusia 9 tahun. (Foto: Istimewa)

MOROWALI, Kabar Selebes – Warga Desa Makarti Jaya, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menemukan mayat seorang anak di sungai pada Kamis (04/03/2021) sekitar pukul 14.45 WITA.

Identitas korban bernama Raihan (9), pelajar kelas III Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi. Orang tua korban beralamat di Desa Attakae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Terkait kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bahodopi, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Zulfan, memberikan kronologis kejadian. Bahwa pada Kamis sekitar pukul 11.30 WITA, korban bersama 5 orang temannya menuju sungai Makarti Jaya untuk mandi.

Setibanya di sungai, korban dan teman-temannya beristirahat sejenak. Sekitar pukul 13.00 WITA, korban bersama teman-temannya termasuk kakak kandungnya, Alfiansyah, langsung mandi di sungai sambil bermain. Tiba-tiba korban terlihat oleh kakaknya sudah berada di dalam air dan kelihatan hanya kepala yang terbawa arus sungai.

“Saat itu juga kakak korban meminta bantuan kepada teman-temannya, namun tidak ada yang berani memberikan pertolongan, sehingga kakak korban langsung berlari memanggil orang tua yang sedang bekerja di kebun untuk menyelamatkan adiknya. Saat itu juga orang tersebut langsung lari dan melompat ke sungai, namun tidak menemukan korban,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, sekitar pukul 15.30 WITA, masyarakat desa membantu melakukan pencarian di dalam sungai. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.40 WITA di tempat yang jaraknya sekitar 500 meter terbawa arus air sungai dalam keadaan tak bernyawa.

Zulfan menuturkan pada pukul 16.00 WITA personel Polsek Bahodopi yang dipimpin Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Inspektur Polisi Dua (Ipda) Zulham Abdillah, tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP. Selanjutnya mengarahkan korban agar dibawa menuju ke klinik PT IMIP untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Pada pukul 16.20 WITA mayat korban tiba di rumah kos milik orang tua di Desa Fatufia, dan keluarga menerima dengan ikhlas kepergian anaknya. Sehingga keluarga hendak membawa jenazah anaknya ke rumah duka di Kota Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara,” sebutnya.

Dia menambahkan pada pukul 17.10 WITA jenazah korban dibawa menuju Kota Unaaha dengan menggunakan mobil ambulance. (ahl/ap/fma)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....