Satu Operator Alat Berat Ditahan Polisi Terkait Kasus PETI Buranga

  • Bagikan
Empat unit ekskavator yang diamankan pihak kepolisian di lokasi tambang Ilegal di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (Foto: Rifaldi Kalbadjang/KabarSelebes.ID).

PARIGI, Kabar Selebes – Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong menahan seorang bernisial JD terkait kasus Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo.

Satu orang yang ditahan itu merupakan operator alat berat yang beroperasi di lokasi pertambangan. Selain menahan operator, polisi juga mengamankan barang bukti berupa empat unit ekskavator dan tiga mesin dompeng.

Kapolres Parigi Moutong, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Batara Purwacaraka kepada awak media Jumat (12/03/2021) mengatakan, penahanan terhadap operator itu setelah melakukan pemeriksaan kepada delapan orang saksi.

Berdasarkan pemeriksaan delapan orang saksi itu telah mengerucut satu nama dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penahanan. “Namun yang bersangkutan masih dilakukan pengejaran oleh petugas kepolisian karena melarikan diri,” katanya.

Sementara itu kata Kapolres, proses penyidikan akan dilakukan secepat mungkin. Apabila sudah terpenuhi unsur lengkap beserta barang buktinya maka kasus segera akan dilimpahkan ke Kejaksaan.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku dalam kasus ini yakni pasal 98 ayat 1 dan ayat 3 undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan pengelolaan lingkungan hidup serta pasal 158 undang-undang 2002 nomor 3 tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun. (rkb/ap/fma)

Laporan: Rifaldi Kalbadjang.

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan