Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Labuan Inisiasi Ajang Adu Bakat Secara Virtual

  • Bagikan
Dewan juri saat melakukan penilaian terhadap karya video pemuda pada ajang Labuan Tanantovea's Virtual Got Talent. (Foto: Istimewa)

DONGGALA, Kabar Selebes – Sebagai wujud mencegah kenakalan remaja dan pengaruh narkoba, sambil terus produktif, Kepolisian Sektor (Polsek) Donggala menginisiasi Labuan Tanantovea’s Virtual Got Talent. Kegiatan ini diadakan dengan berkolaborasi dengan dua organisasi pemuda yaitu Gerakan Pramuka Dewan Kerja Ranting (DKR) Labuan dan Ikatan Pemuda Pelajar Tanantovea (IPPTA).

Kapolsek Labuan, Inspektur Satu (IPTU) Moh. Fikri, S.Sos menuturkan, selain mengajak bebas dari narkoba, kegiatan ini merupakan momen untuk mengasah bakat kaum milenial di tengah pandemi Covid-19.

Bukan tanpa alasan, sepanjang tahun 2021 hingga bulan Maret, Polsek Labuan telah menangani 9 kasus penyalahgunaan Narkotika khususnya Sabu-sabu dan 11 kasus pencurian dan curanmor, di mana sebagian besar terduga pelaku berusia remaja dan pemuda.

“Salah satu penyebabnya karena minimnya aktifitas pemuda yang bermanfaat, sehingga perlu terobosan agar mereka dapat menyalurkan hobi dan bakat mereka untuk menghindari pengaruh negatif dan kegiatan yang tidak produktif,” kata dia kepada KabarSelebes.ID, Selasa (30/03/2021).

Oleh sebab itu, lanjut dia, ajang adu bakat yang baru pertama kali dilaksanakan ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi dan didukung penuh. Terlebih kegiatan ini merupakan suatu terobosan di tengah keterbatasan aktivitas akibat pandemi covid-19 yang masih melanda seluruh dunia.

Labuan Tanantovea’s Virtual Got Talent sebab adanya imbauan pembatasan kegiatan untuk mencegah penularan virus korona dilaksnakan secara virtual. Peserta menunjukkan bakatnya dengan mengirimkan karya berupa video di media sosial masing-masing, serta men-tag media sosial DKR Labuan dan IPPTA dengan menyertakan hastag #LTVIRTUALGOTTALENT.

“Jadi mereka yang punya bakat yang terpendam, namun bingung cara untuk menuangkannya ke mana, apalagi di masa pandemi covid19 seperti ini bisa mengikuti dan mengekpresikan bakat seninya di kegiatan yang sangat spektakuler ini,” jelas Kapolsek.

Adapun persyaratan lomba yaitu laki-laki maupun perempuan membuat grup maksimal  berjumlah 4 orang dengan rentang usia 12-24 tahun. Pendaftarannya sendiri tidak dipungut biaya. Nantinya panitia penyelenggara telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan souvenir bagi para jawara dan masuk nominasi 10 besar.

Kegiatan sendiri sudah dimulai dan sementara memasuki tahapan inti. Kapolsek bilang dari 20 pendaftar, telah terpilih 10 besar sebagai berikut : Ahmad Gumilang (drummer), LSCH Team (penari), Wombo Squad (penari), Deby Yolanda (penyanyi), Red Kambay (penari), Karang Taruna Lelea (penari), PUC Team (penari), Maparappae (musik instrumen), Central Celebes (aksi Taekwondo), Simalajaji (seni bela diri).

Pemilihan secara virtual melibatkan masyarakat umum setelah video penampilan 10 besar diupload di media sosial panitia yang akan dilaksanakan mulai hari Rabu tanggal 31 Maret sampai 6 April 2021.

Ketua panitia, Irfan dari DKR Labuan mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Labuan atas inovasinya mengajak dua organisasi pemuda di wilayah Labuan dan Tanantovea menyelenggarakan kegiatan ini.

Sementara Ketua IPPTA, Sabrun berharap pihak kepolisian selalu mendorong dan membina para pemuda melalui kegiatan-kegiatan yang positif untuk mencegah remaja dan pemuda dari perilaku melanggar hukum dan mengganggu kamtibmas. (*/ap/fma)

Laporan: Adi Pranata.

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Walikota Palu: APJI Harus Jadi Sarana Menyatukan Pendapat

PALU, Kabar Selebes - Musyawarah Cabang pertama Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Kota Palu, Sulawesi...

Close