HMI Touna Minta Tidak Ada Pemadaman, PLN: Kita Defisit Daya

  • Bagikan
HMI Touna saat melayangkan surat protes kepada pihak PLN di Kantor Unit Layanan PLN Ampana, Senin (12/04/2021). (Saipul Hulungo/KabarSelebes.id)

TOUNA, Kabar Selebes – Sejumlah massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Untad 2 Ampana Cabang Palu mendatangi kantor unit layanan PLN wilayah setempat, Senin (12/04/2021). Mereka meminta agar tidak ada pemadaman listrik karena sama saja dengan membatasi kebutuhan masyarakat atas energi.

HMI juga menyoroti pemadaman listrik hampir setiap malam secara bergilir di wilayah Ampana Kota, sehingga memberikan dampak yang sangat signifikan baik kepada masyarakat maupun perkantoran.

Kedatangan sejumlah anggota HMI di Kantor Unit layanan Ampana jalan Kartini langsung disambut oleh Kepala ULP PLN, Rahman Gani beserta para teknisi.

Pihak PLN menjelaskan secara detail bahwa pemadaman secara bergilir tidak ada unsur kesengajaan tapi ini benar-benar terjadi karena mengalami defisit daya.

Dijelaskan bahwa jumlah pelanggan PLN Ampana itu ada 37.831. Yang menjadi masalah adalah beban puncak untuk wilayah Ampana mencapai 100.700 KW, sementara daya untuk pembangkit saat ini tanpa PLTU dan beberapa mesin yg mengalami gangguan hanya tinggal 70.350 KW.

“Jadi kita punya selisih daya sekitar 30.350 makanya kita defisit sehingga kita perlakukan pemadaman bergilir kurang lebih 1.000 KW,” kata Rahman Gani.

Ia pun meminta kepada HMI untuk sama-sama saling membantu untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait kondisi listrik di daerah Ampana.

Surat protes HMI menurutnya juga akan segera tindak lanjuti ke PLN Cabang Luwuk. Kedatangan HMI Ampana ini juga mendapat pengamanan dari kepolisian turut hadir Kapolsek Ampana Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Petrus Matasik, dan Danramil Ampana M Jabir. (shl/ap)

Laporan: Saiful Hulungo

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan