Tajuk : PSU dan Solusi Kepastian

  • Bagikan
Petugas KPPS menghitung suara hasil PSU di Kabupaten Morowali Utara.(Foto: Erick Tamalagi/FB)

TAK ada alasan untuk tidak memberikan  apresiasi dan dua jempol kepada pihak penyelenggara (baca- KPU) yang telah sukses memastikan pemungutan suara ulang (PSU) Kabupaten Morowali Utara. Ajang demokrasi susulan itu  berjalan aman  dan damai di tengah situasi sulit dimana corona masih menjadi bayang – bayang hantu menakutkan.  

Menilik dinamika pilkada Morowali Utara dari  Desember 2020 hingga PSU 2021  cukup menggembirakan.   Walaupun ada eskalasi politik yang meningkat di sepanjang tahapan itu adalah wajar. Namun, ketika berakhir maka semua harus kembali bersatu untuk membangun tanah sejuta tambang itu.

Dan apa pun hasilnya  sejatinya kita  dimaknai sebagai kemenangan rakyat Morowali Utara.  Maka terhadap pemenang, kita meminta tak perlu merayakannya secara berlebihan, apalagi dengan mengumpulkan massa. Pemenang sesungguhnya pun harus menunggu keputusan KPU.

Poin pentingnya adalah yang  kalah menghormati pemenang dan yang menang menghormati yang kalah. Saling menghormati. Jangan saling menjatuhkan, saling tidak percaya dan menyebar kebencian.  Apalagi dalam suasana ramadhan ini, ada baik para pihak yang terlibat dalam PSU sebagai  wahana  silaturhmi dan perekatan kembali ikatan sosial kekerabatan yang pada pilkada mengalami ketegangan dan segregasi. 

Kursi kekuasaan bukanlah tujuan utama dalam politik bernegara. Pembangunan yang hasilnya dapat dinikmati rakyat mestilah menjadi misi utama seorang pemimpin. Tidak boleh lagi ada rivalitas, apalagi sampai mendelegitimasi pemimpin sebelumnya

Kepada pemenang ada tugas yang menunggu dan mendesak dicairkan. Karena itu   kita  mengingatkan bahwa tugas dan kewajiban Anda tidaklah ringan dalam memimpin daerah hingga empat tahun ke depan. Ancaman covid-19 belum sirna, pemulihan dampak pandemi pun butuh kerja ekstra.

 Kepada yang kalah, terimalah kekalahan itu dengan lapang dada. Tak perlu ada protes secara berlebihan, tak perlu melakukan unjuk rasa yang hanya akan membuka peluang tersebarnya virus korona. Kompetisi pilkada sudah selesai, saatnya kita semua kembali bersinergi menghadapi krisis multidimensi akibat pandemi.

Pemenang pilkada kali ini bakal menghadapi tantangan baru, yaitu melanjutkan pekerjaan besar mengatasi penyebaran virus korona. Karena itu, setelah dilantik nanti, pemenang jangan berlama-lama menyesuaikan diri, tetapi langsung bekerja

Karena itu kepada sang pemenang PSU Morowali  Utara wajib merangkul yang kalah untuk bersama sama membangun daerah. Kini rakyat sangat merindukan keteladanan dan sikap sportivitas dari mereka yang bertarung dalam pilkada. Terakhir kita ucapkan selamat kepada sang pemenang , semoga pemungutan suara ulang (PSU) Morowali Utara sebagai solusi kepastian demokrasi.

Redaksi

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Gubernur Longki : Hari Kartini Dorong Pemangku Kepentingan Perhatikan Eksistensi Perempuan

PALU, Kabar Selebes - Peringatan hari  kartini  setiap tahunnya diselenggarakan dalam rangka mengenang dan menghargai...

Close