Catatan Mantan Aktivis Pembentukan Morowali, Kuswandi: Harus Tetap Amanah

  • Bagikan
Kuswandi

MOROWALI, Kabar Selebes – Kuswandi mulai populer di tengah masyarakat Morowali sejak terbentuk menjadi sebuah daerah kabupaten pada 1999. Ketika itu, ia adalah seorang aktivis pergerakan rakyat dan dipercaya memimpin sebuah organisasi Forbes.

Puncak perjuangannya dalam gerakan itu adalah menjadi salah satu inisiator dalam gerakan pemindahan ibukota Kabupaten Morowali dari Kolonodale ke Bungku pada 2002/2003. Ia telah menorehkan sejarah pemindahan ibukota Morowali.

“Ini adalah catatan sejarah saat itu, bahwa Bungku adalah sentral pemerintahan yang semestinya di Morowali,” ujarnya saat diskusi santai dengan KabarSelebes.id belum lama ini.

Ia kemudian berkecimpung di dunia politik, dan dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Morowali hingga 2019.

Pertama kali terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morowali pada 2014. Ia sebagai Ketua Badan Legislasi (Baleg) dan Wakil Ketua Komisi III pada 2014-2016.

Selanjutnya menjadi Anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Ketua Fraksi Partai NasDem pada 2014-2019. Kemudian ia menduduki kursi Wakil Ketua II DPRD Morowali pada 2017-2019. Saat ini kembali di kursi parlemen sebagai Ketua DPRD Morowali periode 2019-2024.

“Menjadi wakil rakyat itu harus tetap amanah dan konsisten dengan sikap yang prorakyat. Ini harus tetap dijaga untuk kepentingan kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah,” tutur Kuswandi.

Sejak menjadi wakil rakyat di parlemen Morowali, telah banyak yang dilakukannya. Diantaranya, menjadi inisiator pembentukan Dewan Pengupahan, mendorong penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) untuk pertambangan dan perkebunan di Morowali.

Kuswandi juga mendorong terciptanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, dan Perda tentang Community Social Responcibility (CSR) di Morowali. Termasuk beberapa hal lainnya dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah Morowali.

Di usianya yang kini masih sangat muda, tak ada yang tak mungkin bahwa dirinya bakal memimpin Morowali ke depan dengan slogan Tepe Asa Moroso. (ahl)

Laporan : Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
DPRD Parigi Moutong: Gali Potensi Daerah, Tingkatkan PAD

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes - Sekretaris Pansus LKPj DPRD Parigi Moutong, Leli Pariani, menyarankan Pemerintah...

Close