Wabup Parigi Moutong Marah, 21 Pejabat Abaikan LHKPN

oleh -
Wabup Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE. (Foto : Roy Lasakka/KabarSelebes.id)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE terlihat marah akibat 21 pejabat di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengabaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN hingga melewati batas waktu yang telah ditentukan pada 31 Maret lalu.

“Setiap pejabat yang tidak mengindahkan akan diberikan sangsi sesuai dengan ketentuan yang telah diatur,” ujar Wabup Badrun, yang terlihat marah ketika memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai melantik pejabat jabatan fungsional auditor dan PPUPD serta Kepala Puskesmas di auditorium lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (29/4/2021).

21 pejabat yang tidak mengindahkan penyampaian LHKPN itu terdiri dari pejabat Eselon II, sekretaris, pejabat kecamatan, dan bendahara.

“Saya sudah mengimbau kepada semua pejabat, agar melaporkan LHKPN,” akunya.

Ditanya terkait sanksi apa yang akan diberikan, Wabup Badrun mengaku belum mengetahui secara pasti.

Dalam pelaporan LHKPN itu, Pemda Parigi Moutong diberikan perpanjangan waktu.

Sehingga pihak Inspektorat Parigi Moutong didesak, agar segera menyampaikan kepada 21 pejabat yang belum melaporkan LHKPN untuk segera melengkapi dokumennya.

Bahkan, surat teguran yang akan dilayangkan kepada 21 pejabat tersebut telah disiapkan.

Targetnya, laporan LHKPN telah rampung pada April ini.

Apabila tidak mentaati hal tersebut akan berdampak terhadap penilaian kepatuhan Pemda setempat.

“Perlu adanya kepedulian serius dari setiap pejabat. Jangan nanti ada sanksi dikeluarkan, baru akan melakukan pengisian format LHKPN. Tapi jika belum juga melaporkan LHKPN, maka akan dikeluarkan sanksi tegas,” tegas Wabup Badrun. (ry)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini....