Pasca Aksi Teroris MIT, Warga Lore Timur Trauma Berkebun

  • Bagikan
Proses evakuasi dua orang korban meninggal dunia yang diduga dibunuh kelompok MIT, Selasa (11/5/2021). (Foto : Istimewa)

POSO, Kabar Selebes – Pasca aksi kekerasan oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di wilayah Kecamatan Lore Timur pekan lalu, menyisakan trauma mendalam bagi warga. Saat ini, warga menyatakan enggan untuk beraktivitas di kebun karena takut menjadi korban keganasan teroris.

Seperti dikabarkan AntaraNews.com, salah seorang warga Desa Tinimbo, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Costa (31), hari Senin (17/5/2021) mengatakan saat ini rata-rata warga takut pergi ke kebun merekasetelah aksi teroris (MIT) yang membantai empat warga Desa Kalimago beberapa hari lalu.

Dalam peristiwa itu, ada empat warga meninggal dunia secara sadis dibantai oleh anggota kelompok MIT yang pada November 2020 juga membantai empat warga Warga Napu Poso enggan beraktivitas di kebun karena takut teroris Senin, 17 Mei 2021.

Hal senada juga disampaikan Bambang, warga Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur. Ia juga mengatakan warga yang rata-rata adalah petani tersebut masih

takut pergi ke kebun menyusul peristiwa berdarah yang menewaskan empat warga Desa Kalimago akibat dibantai kelompok teroris MIT.

“Kami tidak tahu sampai kapan peristiwa-peristiwa berdarah ini berakhir,” kata dia.

Menurut dia, selama kelompok MIT belum berhasil ditumpas, masyarakat tidak akan pernah hidup tenang dan damai.

Apalagi, kata dia, warga yang berkebun jauh dari permukiman setiap waktu terancam keselamatan dan jiwa mareka dari keganasan teroris MIT.

Kebun-kebun warga berada di dekat kawasan hutan sehingga perlu waspada saat hendak pergi ke kebun. “Tapi untuk sekarang ini, tidak ada yang berani ke kebun,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah harus memberikan rasa aman dengan mengejar para teroris sampai mereka semua ditumpas habis. Sebab selama belum ditangkap, mereka pasti melakukan teror sadis seperti yang telah dilakukan selama ini.

Sudah banyak sekali korban baik dari pihak masyarakat sipil maupun aparat TNI/Polri.

Sebelumnya, anggata DPR RI dari Fraksi PDI Perjuanghan, Matindas J Rumambi meminta pemerintah untuk serius menangani masalah terioris yang ada di Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan aksi para teroris sangat sadis dan tidak boleh terus berlarut-larut dibiarkan terjadi.

Aparat TNI/Polri harus segera menumpas habis para teroris MIT. “Apalagi mereka tidak banyak, masakan kalah dengan aparat TNI/Polri yang ada,” kata Matindas yang juga anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat secepatnya memberikamn informasi kepada petugas jika melihat atau mengetahui keberadaan teroris agar bisa dikejar aparat TNI/Polri yang ditugaskan untuk memburu mereka.(ant/abd)

Sumber : AntaraNews.com

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Belum Tunjukkan Ijasah S1, Imran Latjedi Terancam Batal jadi PAW Waket DPRD Sigi

PALU, Kabar Selebes – Surat keputusan atas usulan pengangkatan salah satu wakil ketua DPRD Kabupaten...

Close