BK DPRD Parigi Moutong Soroti Sejumlah Anleg yang Jarang Berkantor

  • Bagikan
Ketua BK DPRD Parigi Moutong, H. Suardi. (Foto : doc Facebook DPRD Parigi Moutong)

PARIGI MOUTONG, Kabar Selebes – Badan Kehormatan atau BK DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyoroti sejumlah anggota legislatif yang jarang berkantor sejak beberapa bulan terakhir.

“Sorotan yang kami lakukan, yaitu dengan melayangkan surat ke seluruh fraksi yang bertujuan meminta penjelasan terkait sejumlah Anleg yang jarang berkantor. Surat itu, juga masih bersifat mengimbau,” ujar Ketua BK DPRD Parigi Moutong, H. Suardi, kepada sejumlah media, Selasa (8/6/2021).

Dia mengatakan, surat yang dilayangkan itu langsung mendapat respon dari seluruh fraksi dengan menyampaikan kepada setiap anggotanya, yang tidak pernah hadir dalam pelbagai agenda di DPRD Parigi Moutong.

Dari penyampaian setiap fraksi, kata dia, anggotanya yang jarang berkantor telah membuat pernyataan sikap untuk menghadiri seluruh agenda DPRD Parigi Moutong.

Namun, ada pula sebagian Anleg yang beranggapan ketidak hadirannya selama ini disebabkan masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, hal itu bukanlah alasan yang tepat, karena saat ini kondisinya sudah new normal.

“Makanya saya sudah menegaskan, tidak ada lagi alasan untuk tidak berkantor,” tegas H. Suardi.

Selain itu, ada pula Anleg yang jarang berkantor diakibatkan sang istri, yang juga sebagai anggota DPRD di daerah lain.

Sehingga, Anleg yang bersangkutan tengah mencari solusi atas persoalan itu. Apakah Anleg yang bersangkutan mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Parigi Moutong atau sebaliknya.

Namun, dia mengaku belum mendapatkan informasi yang pasti terkait persoalan itu.

“Saya belum mendengar penjelasan soal itu dari Anleg yang bersangkutan. Tetapi, Anleg yang bersangkutan harus tetap berkantor,” ucap H. Suardi.

Dia mengaku telah menegaskan kepada fraksi, jika Anleg yang bersangkutan tetap tidak mengindahkan imbauan, pihaknya tidak segan-segan akan menyampaikan hal itu dengan melayangkan surat kepada partainya, baik ditingkat DPC, DPD hingga DPP.

Tujuannya, agar memberikan efek jerah kepada Anleg yang bersangkutan.

Dia berharap, dengan adanya surat yang bersifat imbauan, yang dilayangkan kepada seluruh fraksi mendapatkan perhatian dari setiap Anleg.

“Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi terhadap kehadiran seluruh Anleg,” pungkasnya. (ry)

Laporan : Roy Lasakka

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan