Bikin Rugi Negara, Bea Cukai Palu Musnahkan Ribuan Miras Ilegal

  • Bagikan
Gubernur Sulteng, Longki Djanggola (kedua kanan) bersama petugas Bea cukai Palu menuangkan minuman keras ilegal ke dalam bak saat pemusnahan di Kantor Pengawasan & Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Pantoloan, Kamis (10/06/2021). (Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.id).

PALU, Kabar Selebes – Bea cukai Palu memusnahkan sebanyak 1.157 botol minuman alkohol ilegal pada Kamis (10/06/2021). Selain itu, sebanyak 162.321 batang rokok dan 115 botol Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) atau liquid vape turut dimusnahkan karena pelekatan pita cukai yang tidak sebagaimana mestinya.

“Barang Kena Cukai (BKC) yang dimusnahkan ini berasal dari hasil penindakan yang dilakukan di seluruh wilayah pengawasan KPPBC Pantoloan meliputi Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Pantai Barat sampai Kabupaten Buol dan Pasangkayu,” kata Kepala Kantor Pengawasan & Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Pantoloan, Alimudin Lisaw dalam keterangan persnya.

Puluhan ribu batang rokok tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara botol minuman dibuang isinya ke dalam bak. Barang ilegal itu didapat bea cukai Palu dari hasil penindakan selama tahun 2020 dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp.321,185 juta dan potensi kerugian negara sejumlah Rp.105,008 juta.

Alimudin bilang, melalui kegiatan pemusnahan ini, KPPBC Pantoloan menunjukkan komitmen untuk membasmi peredaran BKC secara melawan hukum di seluruh wilayah kerjanya. Penindakan yang terus-menerus dilakukan diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kegiatan ilegal semacam ini.

“Kami dari KPPBC Pantoloan berkomitmen akan terus-menerus menindak setiap pelaku yang melakukan pengedaran BKC secara ilegal dan berupaya semaksimal mungkin agar tidak ada lagi peredaran BKC ilegal di wilayah kerja KPPBC Pantoloan,” kata Alimudin Lisaw.

Pemusnahan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, Kapolres Palu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Riza Faisal, beserta stakeholder terkait lainnya. Pemusnahan juga dirangkaikan dengan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Sebagai informasi, KPPBC Pantoloan sepanjang tahun 2021 juga berhasil melakukan penindakan atas BKC illegal dan melakukan penyidikan hingga berstatus P21 atas 2 kasus yaitu penegahan 1.174 botol Minuman Mengandung Etil Alkohol dan Pabrik MMEA ilegal di Kota Palu dan penegahan 1.280.000 batang Rokok Ilegal di Toli-toli.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ditargetkan oleh Negara untuk mengumpulkan penerimaan dari cukai senilai Rp.173,78 Triliun sepanjang tahun 2021 dan adapun realisasi penerimaan cukai tahun 2020 senilai Rp.176,3 Triliun melebihi target yang ditetapkan dalam APBN tahun 2020 senilai Rp. 172,2 Triliun.  (ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Rakor Criminal Justice System, Satukan Persepsi dalam Penegakan Hukum di Morowali

MOROWALI, Kabar Selebes - Kepolisian Resor (Polres) Morowali bersama PPNS dan instansi terkait menggelar Rapat...

Close