Jelang Musda ke-4 Demokrat Sulteng, Dua Nama Bakal Calon Ketua Mulai Mencuat

  • Bagikan
Sejumlah pengurus DPD Demokrat Sulteng saat menggelar konferensi pers di kantor DPD Demokrat, Jalan Veteran, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (14/6/2021). (Foto: Mohammad Arief/KabarSelebes.id)

PALU, Kabar Selebes – Musyawarah daerah (Musda) ke 4 DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) tak lama lagi akan dilaksanakan. Dua nama bakal calon ketua partai logo mercy itu kini mulai mencuat.

Ketua Panitia Musda ke IV Demokrat Sulteng, Marlelah kepada sejumlah wartawan saat konferensi pers mengatakan, pendaftaran calon ketua baru akan dibuka pada 18 hingga 22 Juni 2021 mendatang. Segala kesiapannya kini sudah mencapai 75 persen.

“Segala kesiapannya sudah hampir matang, bahkan sudah beberapa kader Demokrat yang mengambil formulir untuk bertarung pada Musda ke IV ini. Rencananya Musda ini akan dilaksanakan pada 24 Juni mendatang di Swis Bell Hotel,” katanya di kantor DPD Demokrat Sulteng, Jalan Veteran Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (14/6/2021).

Dikatakannya, desas-desus nama bakal calon ketua pada Musda kali ini bakal ramai. Karena sudah ada beberapa kader partai Demokrat yang mengambil formulir. Beberapa nama yang mulai mencuat yakni petahana Anwar Hafid dan Ketua DPC Demokrat Kabupaten Donggala, Abdurahman Kasim.

“Kita lihat saja nanti, nampaknya bakal ramai apalagi ada berapa kader yang sudah mengambil formulir. Kamipun tidak memberi batasan bagi kader Demokrat yang ingin maju, selagi masih ingin mengabdi pada partai dan didukung partai itu sah – sah saja, tidak ada aturan melarang,” ujarnya.

Stering Comite Karto Dg Nappa menambahkan meski kesiapan itu hingga kini telah mencapai 75 persen, namun penjaringan bakal calon ketua baru akan dibuka pada Jumat (18/6/2021) dan berakhir pada Selasa (22/6/2021) nanti.

Dijelaskan dalam peraturan partai yang tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, tidak disebutkan satupun adanya pembatasan terhadap siapa yang ingin maju duduk sebagai orang nomor satu di Partai Demokrat.

“Asal dia memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), silahkan mendaftar, dan tidak ada juga aturan yang membatasi kepemimpinan Ketua DPD hanya berlangsung dua periode, jadi boleh lebih dari itu,” tegasnya.

Meski demikian, kata dia, dalam ketentuannya bakal calon ketua DPD harus mengantongi 20 persen dukungan, atau minimal tiga suara sah dari total 15 suara para Ketua DPC yang akan diperebutkan.

“Jika dalam tahapan penjaringan calon ketua DPD, nantinya akan dilakukan uji kelayakan atau kepatutan (fit and proper test) terhadap masing-masing kandidat yang akan maju sebagai bakal calon ketua DPD Partai,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan
(BPOKK) DPD Demokrat Sulteng Rasyid Pusadan mengingatkan, poin penting dari Musyawarah Daerah ini hanya akan melahirkan Calon Ketua, bukan Ketua.

Hal itu berdasarkan ketentuan Partai, yang mana Musyawarah Daerah tidak lagi menjadi penentu siapa yang akan duduk sebagai Ketua DPD.

“Jadi maksimalnya Musda hanya akan melahirkan tiga nama sebagai Calon ketua, nantinya tiga nama itu akan diundang ke DPP dilakukan uji kelayakan di sana langsung oleh Ketua Umum, baru ditentukan siapa yang layak, dengan kata lain meskipun memiliki suara terbanyak dari Musda belum tentu akan duduk sebagai Ketua,” katanya.

Untuk sementara diketahui hingga kini, Ketua DPD Anwar Hafid yang sudah memimpin Demokrat Sulteng selama dua periode akan kembali maju sebagai petahana. Sedangkan nama-nama lain yang diisukan menjadi penantangnya adalah Abdurrahman Qasim, dan Ketua DPC Demokrat Buol Kasmat Ibrahim.

“Yang jelas bukan hasil Musda sebagai penentu nantinya, melainkan DPP lah sebagai penentu utama,” tandasnya. (maf/ap)

Laporan: Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan