Percepat Rehap Rekon, Gubernur Alokasi Anggaran Pembebasan Lahan Pembangunan SPAM Rp2,6 Miliar

  • Bagikan
Rusdi Mastura

PALU, Kabar Selebes – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdi Mastura mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Hal itu sesuai permintaan Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Sulteng atas adanya kendala dalam pembangunan SPAM untuk pemenuhan air bersih akibat dampak bencana.

“Saya sangat sedih melihat masyarakat sampai saat ini masih tinggal di huntara. Kita semua merasakan dampak bercana tersebut dan diperparah dengan bencana Covid -19,” kata Rusdi Mastura di ruang kerjanya.

Rusdi Mastura menargetkan proses rehab rekon selesai tahun ini. Pihaknya meminta kepada semua pihak pemangku kepentingan agar mempercepat realisasinya.

“Saya meminta semua permasalahan yang menghambat rehab rekon dampak bencana Padagimo harus selesai tahun 2021,” ucapnya.

Rusdi Mastura juga telah telah menyetujui proposal percepatan rehab rekon Kabupaten Donggala sebebesar Rp12.150 Miliar.

Untuk percepatan rehab rekon dampak bencana di Kabupaten Sigi, Gubernur Rusdi Mastura mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 Miliar.

“Saya berharap Bupati Donggala dan Jajaran Satgas PUPR dan Bupati Sigi dapat mempercepat seluruh pembangunan pemulihan bencana,” katanya.

Selanjutnya, Rusdi Mastura menyampaikan, untuk anggaran pematangan lahan pembangunan huntab talise senilai Rp3,5 Miliar.

“Saya sudah menyetujui anggaran tersebut. Saya minta supaya Dinas Bina Marga bersinergi dengan Pemerintah Kota Palu dan Satgas PUPR untuk dapat mempercepat prosesnya dan pembangunan Huntab Talise supaya segera dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Rusdi Mastura berharap seluruh huntab yang dibangun oleh PUPR dan lembaga donor agar segera menetapkan masyarakat yang berhak menempati.(nur)

Laporan : Nurlela

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan
Read previous post:
Ahmad Ali: NasDem Kejar Target 1 Juta Vaksin Gratis

JAKARTA, Kabar Selebes - Partai NasDem berkomitmen membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghentikan penyebaran virus...

Close