PT MBN dan Masyarakat Unsongi Bangun Kesepakatan, Terkait Aktivitas Blasting

  • Bagikan
PT MBN dan Masyarakat Unsongi Bangun Kesepakatan, Terkait Aktivitas Blasting.(Foto: Ahyar)

MOROWALI, Kabar Selebes – Sejumlah masyarakat dari Desa Unsongi, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melakukan aksi unjukrasa terhadap aktivitas tambang perusahaan PT Mineral Bumi Nusantara (MBN), khususnya aktivitas peledakan batu (blasting).

Menyahuti aksi protes itu, maka dilakukan mediasi dan pertemuan di pantai Puluti, Desa Lahuafu, Kecamatan Bungku Timur, pada Selasa (3/8/2021). Dihadiri Kapolsek, Danramil, Sekcam, pihak PT MBN, Kades Unsongi, aparat keamanan TNI dan Polri, serta sejumlah warga masyarakat.

Menurut Korlap Koalisi Masyarakat Unsongi, Amrin, bahwa pemerintah daerah dan kecamatan harus bisa melihat kondisi kehidupan masyarakat.

“Jangan hanya mementingkan investasi tapi mengabaikan hak masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, perlu ada keterlibatan masyarakat dalam penyusunan Amdal, tidak hanya internal pemerintah dan pihak terkait.

“Sebab pelestarian lingkungan hidup sebagaimana amanah UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Nomor 32 Tahun 2009 pasal 66, 22, dan 70 ayat 1, 2, dan 3,” sebut Amrin.

Masyarakat Lahuafu dan Unsongi, bergantung pada hasil pertanian. Seperti tanaman pala, cengkeh, kelapa, dan jambu mente. Sekitar 80% hidup sebagai petani.

Sementara, KTT PT MBN, Muhdar mengatakan, bahwa telah dilakukan kesepakatan antara pihak PT MBN dan Koalisi Masyarakat Desa Unsongi.

“Kami bersepakat bahwa kegiatan blasting atau peledakan akan tetap dilaksanakan dengan jaminan bahwa pihak PT MBN akan lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” katanya kepada KabarSelebes.id pada Rabu (4/8/2021).

Dikatakan Muhdar, bahwa kesepakatan ditandatangani kedua pihak, yakni korlap Koalisi Masyarakat Unsongi, Amrin, dan humas PT MBN Desa Unsongi, Abd Manaf.

Diketahui, ada 6 poin yang menjadi tuntutan Koalisi Masyarakat Unsongi. Diantaranya, hentikan seluruh aktivitas blasting, cabut izin penambangan blasting, mengecam tindakan PT MBN dalam uji coba blasting, mengecam aktivitas PT MBN yang menggunakan jalan tani, Amdal dan legalitas PT MBN diperlihatkan ke publik, serta PT MBN harus bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang akan terjadi. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan