Tujuh Pejabat Eselon IV Dilantik, Bupati Morowali: Semua Sistim Harus Berfungsi, Jangan Hanya Sekedar Dilantik

  • Bagikan
Bupati Morowali, Taslim, melantik dan mengambil sumpah pejabat Eselon IV jabatan Pengawas di Aula Kantor Camat Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat (13/8/2021).(Foto: Humas Pemkab Morowali)

MOROWALI, Kabar Selebes – Bupati Morowali, Taslim, melantik dan mengambil sumpah pejabat Eselon IV jabatan Pengawas di Aula Kantor Camat Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat (13/8/2021).

Prosesi pelantikan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Moh Jafar Hamid, Kepala Badan KPSDMD Alwan Hi Abu Bakar, Camat Bungku Tengah Wirda Rosanti, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali.

Pelantikan digelar dalam rangka penyegaran organisasi sesuai kebutuhan dengan mengisi kekosongan, pergeseran dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Morowali.

Menjelang tahun ketiga pemerintahan Tahajud (Taslim-Najamudin), Taslim mengungkapkan, bahwa masih terdapat beberapa item yang perlu dibenahi, salah satunya misi pemerintah yakni menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih (clean government dan good governance).

Dijelaskannya, bahwa pelantikan hari ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperbaiki sistem pemerintahan Tahajud guna mewujudkan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

“Masih kita temui indikasi korupsi dan suap, penggunaan anggaran tidak tepat sasaran. Hal ini terjadi mulai level bawah hingga atas. Ini yang coba kita perbaiki. Bagaimana meningkatkan pelayanan kita. Tentunya sistemnya yang dibangun. Perbaiki hubungan antara pimpinan secara struktural,” ungkapnya.

“Semua sistem harus berfungsi. Jangan hanya sekadar dilantik, disumpah lalu tidak bekerja. Mari dibenahi sistem kita. Jika kepentingan masuk, maka sistem akan rusak,” katanya lagi.

Taslim mengimbau, agar peningkatan SDM harus masif dilakukan. Disadari bahwa keinginan memberi pelayanan yang baik tidak cukup. Olehnya harus ditunjang dengan kemampuan SDM yang mumpuni. Hal tersebut harus sejalan dengan kedisiplinan yang diterapkan  ASN di lingkungan Pemkab Morowali.

“Dengan kedisiplinan, sistem semakin baik dan pelayanan kita akan semakin berkualitas. Saya berharap kita dapat memperbaiki iklim kerja kita, mari tingkatkan sinergitas, bangun komunikasi yang produktif, saling memberi ide dan solusi dari setiap tantangan yang dihadapi,” tandasnya.

Diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali Nomor: 821.24/ 53/ RHS/BKPSDMD/2021 tertanggal 13 Agustus 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, adapun pejabat yang dilantik di antaranya;

Muhamad Aras Laote menjabat sebagai Lurah Tofoiso Kecamatan Bungku Tengah, Ahyar Ali B Ointu menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bungku Tengah, Sri Ardayanty menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum Kantor Camat Bungku Tengah, Mardin menjabat sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tofoiso, Marwati Sene menjabat sebagai Sekretaris Lurah Matano Kecamatan Bungku Tengah, Wahida Ahmad menjabat sebagai Sekretaris Lurah Lamberea Kecamatan Bungku Tengah, Muhammad Basri AR Nur SM menjabat sebagai  Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bungi Kecamatan Bungku Tengah. (*/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan