Jalani Lockdown Mikro, Pemkot Palu Sediakan Logistik untuk 300 KK di Perdos Tondo

  • Bagikan
Dapur umum yang didirikan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Sosial Kota Palu yang dipusatkan di halaman kantor Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Islam Mahasiswa Untad di jalan Untad 1.(Foto: Dok FB Andien Hatim)

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kota Palu menyediakan sarana logistik dengan dapur umum untuk warga di perumahan dosen (Perdos) Untad di Kelurahan Tondo, Kota Palu. Dapur umum ini dibuka setelah pemerintah Kota menyatakan komplek Perdos di-lockdown mikro menyusul tingginya angka penyebaran covid-19 di wilayah itu.

Dapur umum itu dikelola oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Sosial Kota Palu yang dipusatkan di halaman kantor Lembaga Dakwah Kampus Unit Pengkajian Islam Mahasiswa Untad di jalan Untad 1.

“Kita akan menyuplai makan sehari 3 kali dengan target 300 rumah yang masuk dalam  dalam kawasan lock mikro efektif yang dilakukan selama lock mikro efektif ini berjajan,” kata Walikota Palu Hadiyanto Rasyid,  16 Agustus 2021.

Salah satu pertimbangan dilakukannya lock mikro efektif atau penguncian wilayah dalam skala mikro adalah penyebaran Covid -19 di Perdos sudah cukup besar sudah  dan masuk 25  Persen yang telah terkonfirnasi  Covid -19,Kemudian dalam satu minggu atau sekitar 5 hari terakhir fatale grate cukup tinggi yakni 17 Persen dan 7 orang meninggal dalam waktu 5 hari.

Olehnya itu Pemerintah Kota Palu melakukan langkah cepat lock mikro efektif dan dengan pembatasan pergerakan yang ketat pemkot palu berharap Covid -19 di Perdos Palu bisa segera diatasi.

Selain penyediaan logistik yang cukup Pemkot  Palu juga  menghadirkan  para tenaga kesehatan yang setiap saat memantau warga yang tengah menjalani Isoman agar segera pulih kembali dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

Berdasarkan data dari tim survailens menunjukkan jumlah rumah tangga yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) sebanyak 40 rumah ke perumahan dosen Universitas Tadulako (Untad) Palu. Dan jumlah warga yang meninggal sebanyak 7 orang dalam waktu satu minggu sehingga Pemkot Palu memberlakukan langkah strategis dengan menerapkan Lock Mikro Efektif.(iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan