34 Unit Rumah dan 191 Hektar Lahan Pertanian Warga Rusak Akibat Banjir Bandang Sigi

  • Bagikan
Sejumlah warga berada pada tumpukan kayu yang terbawa banjir bandang di Dusun I, Desa Rogo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (30/08/2021). Foto: Adi Pranata.

SIGI, Kabar Selebes – Sebanyak 34 rumah warga di Dusun I, Desa Rogo, Kabupaten Sigi dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah pasca diterjang banjir bandang pada Minggu (29/08/2021) malam. Selain itu, banjir yang membawa material kayu dan lumpur juga dilaporkan merusak areal persawahan dan perkebunan masyarakat setempat.

“Sedangkan rumah yang terendam kemarin itu ada 39 unit dan satu musolah di sini juga rusak,” kata Kepala Desa Rogo, Fuad Hudin saat dihubungi dari Palu, Selasa (31/08/2021).

Fuad merinci, lahan pertanian masyarakat yang rusak itu yakni 79 hektare areal persawahan dan 112 hektare perkebunan. Tak hanya itu, sungai yang jadi sumber air pertanian masyarakat juga mengalami kedangkalan sebab adanya lumpur.

“Itu area persawahan dan perkebunan habis semua, tidak bisa lagi dipanen,” ucap Fuad.

Lebih lanjut dijelaskannya, masyarakat di Desa Rogo yang merupakan mayoritas petani kini pasca banjir belum bisa turun bekerja di ladang. Fuad bilang, sebagian masyarakat masih membersihkan rumah mereka yang terendam lumpur.

Masyarakat, kata Fuad, sementara diimbau untuk mengosongkan rumahnya guna menghindari adanya banjir susulan. “Jadi hanya siang mereka di sana untuk membersihkan rumah, malam mereka mengungsi di rumah tetangga,” terang Fuad. 

Atas kerusakan tersebut, Fuad pun menyatakan pihaknya sudah mengirimkan surat ke pihak pemerintah setempat agar segera diberi penanganan. Sementara untuk saat ini alat berat sudah dikerahkan untuk melakukan normalisasi sungai.

“Rumah yang rusak untuk sementara masih dalam penanganan pemerintah, jadi kita lakukan pendataan secara lengkap untuk penanganan lebih lanjut,” sebutnya.

Diketahui, banjir bandang yang kedua kali selama tahun 2020 berdampak pada 3 Dusun di Desa Rogo. Banjir paling parah berdampak di Dusun 1 yang berdekatan dengan sungai.

Fuad merinci di dusun I, ada 194 jiwa dari 62 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Selanjutnya di dusun II ada 50 jiwa dari 15 KK, serta di dusun IV ada 76 jiwa dari 16 KK.

“Memang banjir kali ini lebih parah menyebabkan kerusakan,” tandas Fuad. (ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan