Polsek Damsol Amankan Sabu dari Malaysia Bertulisan Cina

  • Bagikan
Saat pihak Polsek Damsol bersama pihak BNN RI,tengah melakukan pembongkaran barang bukti karung yang di duga berisi sabu - sabu seberat 20 kg lebih. (Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – Kepolisian Sektor (Polsek) Damsol Kabupaten Donggala mengamankan narkotika jenis sabu Kamis(2/09/2021). Sabu itu diketahui berasal dari Malaysia namun dalam kemasan bertuliskan hurup china.

Narkotika yang beratnya kurang lebih 20 Kilogram itu, rencananya akan diedarkan di wilayah kota Palu dan sekitarnya. Dimana jalur peredaran barang haram tersebut masuk ke wilayah Sulawesi Tengah melalui jalur laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari salah satu oknum anggota Polri yang enggan disebutkan namanya itu, awalnya pengungkapan kasus ini, merupakan target operasi (TO) Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang kebetulan masuk wilayah Sulawesi Tengah.

“Saat dilakukan lidik di wilayah Sulteng tepatnya di kabupaten Tolitoli pihak BNN kehilangan jejak mobil yang membawa sabu itu. Sehingga langsung dikoordinasikan ke pihak Polsek Damsol, Polres Donggala yang diketahui rencannya barang itu akan dikirim serta diedarkan di kota Palu dan sekitarnya, ” ungkapnya, via telfon kepada media ini, Minggu (5/09/2021).

Setelah berkordinasi dengan pihak BNN Pusat ke Polsek Damsol, sabu itu dikirim menggunakan mobil jenis Inova Warna Putih, lanjut dia, personil Polsek Damsol dan tim Seroja dipimpin langsung Kepala Kepolisian Sektor Damsol Inspektur Satuc (IPTU) Hasanudin Hamid langsung bergerak. Dia membagi dua tim untuk menghadang di beberapa titik ruas jalan Trans Sulawesi  menuju wilayah kota Palu.

Dari informasi tersebut team Saroja Polsek Damsol yang dipimpin Kapolsek Damsol bersama lima personelnya mendeteksi mobil itu.

Selanjutnya, mobil Inova itu diberhentikan namun tetap menambah kecepatan. Dan akhirnya berhasil melakukan pencegatan di jalan Trans Sulawesi Desa Sabang Kecamatan Dampelas, sekitar jam 07.15 WITA. Saat itu anggota kepolisian meletakkan sebuah kayu bulat berukuran besar di ruas jalan, sehingga kendaraan yang dicuriga membawa sabu berhenti.

“Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap sopir dan penumpang di dalam mobil Inova itu, ditemukanlah box besar yang terbungkus di dalam karung yang diduga berisi paketan sabu bertulisan Cina,” terangnya.

Dia menyebutkan, dari pengungkapan kali ini pihak Polsek Damsol berhasil mengamankan empat tersangka.

Adapun identititas ke empa orang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba jenis sabu tersebut. Masing – masing  bernama Agil  yang merupakan warga di BTN Kelapa Gading Blok AT No.44 , Resaldi, warga Desa Kapas Kecamatan Dako Pamean Kabupaten Tolitoli , Suryanto  warga Jalan. Kancil LRG. Toyugi Kecamatan Palu Selatan, dan Ihwan warga Jalan Guru Tua Desa Kalukubula Kecamatan Sigi Biromaru.

Selain mengamankan empat orang yang diduga membawa sabu dan menemukan karung diduga berisikan  sabu – sabu, pihak Polsek Damsol berhasil amankan barang bukti lainnya.

Diantaranya handpbone jenis Oppo, satu unit Redmi, satu unit Nokia, dua buah Cahs HP, satu unit PowerBank, satu buah jam tangan, satu buah kartu ATM BNI, satu buah Kartu ATM BCA, tiga buah KTP, dua buah SIM, dua buah Dompet, satu buah Kartu BPJS, uang sebesar Rp. 1.060.000 yang terbagi dalam uang pecahan Rp.50.000 sebanyak 21 lembar, serta satu lembar uang pecahan Rp.10.000.

“Setelah berhasil mengamankan sejumlah tersangka dan barang bukti,selanjutnya langsung diserahkan  ke pihak BNN RI yang di pimpin Kombes Pol Hagnyono. Kemudian, karung tersebut diperiksa serta diketahui 20 paket sabu – sabu yang diperkirakan isi keseluruhan seberat 20 Kg lebih dan diketahui barang itu berasal dari Malasyia, ” terangnya.

Saat ini, pihak BNN RI tengah melakukan pengembangan dan terus berkordinasi dengan pihak Polsek Damsol, Polres Donggala dan Polres Tolitoli, guna lakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara, untuk tersangka Agil tengah dimintai keterangan dan dibawa ke wilayah Kabupaten Tolitoli untuk melakukan pengembangan, karena  tidak menutup kemungkinan, adanya jaringan kurir lain yang disinyalir bekerjasam dengan sejumlah tersangka dalam kasus ini. (maf)

Laporan : Mohammad. Arief

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan