Dinkes Sulteng Target Desember Vaksinasi Capai 80 Persen

  • Bagikan
Seorang warga Palu sedang menjalani vaksin.(Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Tengah optimis target capaian vaksinasi sebesar 80 persen di daerah setempat akan tercapai di akhir Desember 2021. Vaksinasi sebagai upaya mengejar herd imunity kini disebut kian masif dilakukan lintas sektor.

Hal demikian dijelaskan oleh Kepala Dinkes Sulteng, dr I Komang Adi Sujendra kepada KabarSelebes.id Selasa (13/09/2021). Menurutnya, meski capaian vaksinasi kini sangat rendah, pihaknya tidak pesimis pada Desember capaian vaksinasi sudah bisa tercapai.

“Saat ini kalau dilihat memang angkanya sangat kecil tapi kita kan tidak boleh pesimis dong,” ujarnya.

Dia merinci, hingga tanggal 10 September 2021, cakupan vaksinasi di Sulteng baru mencapai di angka 22 persen dari target kasar sebesar 2,1 juta masyarakat. Dosis pertama telah diberikan 475.077 orang, kemudian dosis kedua sudah diberikan kepada 270.299 atau melakukan sebanyak 745.376 suntikan.

Capaian ini, menurut Adi Sujendra memang kecil sebab target penerima yang bertahap sejak awal Februari 2021 lalu mulai dari Nakes, Lansia, Pelayanan Publik, dan pelajar. Selain itu, kondisi geografis suatu wilayah juga disebut mempengaruhi capaian vaksinasi di suatu daerah.

“Kalau dilihat sasarannya idealnya paling tidak kita bisa menyuntik 35.000 masyarakat perhari secara rata-rata, tapi itu belum dihitung secara geografis,” katanya. 

“Idealnya berjalan baik itu bisa 200 ribu sekian vaksinasi dalam seminggu, kita belum bisa paling minimal yang datang itu 70 ribu orang per minggu,” tambahnya. 

Olehnya, Adi Sujendra mengatakan vaksinasi saat ini terus digenjot pelaksanaanya mulai dari TNI-Polri, dan juga organisasi kemasyarakatan. Hal ini juga didukug dengan stok vaksin yang dikirim ke daerah Sulawesi Tengah mulai bulan Agustus sudah kian memadai kebutuhan masyarakat.

“Tetap juga tidak maksimal pelaksanaanya, tapi tidak kayak dulu. Kalau dulu kan sempat ada yang vaksin kedua tidak kebagian, tapi kini vaksin sudah lancar dan aman,” ucap Adi Sujendra.

Dia pun berharap seluruh stake holder masyarakat tetap membantu memerangi Covid-19 di Sulawesi Tengah. Mulai melakukan testing, trasing dan treatment, serta  memaksimalkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang ketat kepada masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah. (ap)

Laporan: Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan