Samsung Smart Learning Class, Dukung Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka di Palu

  • Bagikan
. Dukungan Samsung yang diwujudkan dengan menghadirkan ruang kelas berbasis digital serta pelatihan secara menyeluruh lewat Samsung Smart Learning Class (SSLC).

PALU, Kabar Selebes – Bertepatan dengan hari jadi kota Palu,sekaligus memperingati bencana pada 28 September 2018 silam,Samsung bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dukung keberlangsungan pendidikan bagi 2.000 siswa di wilayah kota Palu.

Dukungan itu, dengan merenovasi sekolah di SD Negeri Kabonena, SMP Negeri 3 Palu dan SMP Negeri 21 Palu, dan fasilitas Samsung Smart Learning Class di  SD Negeri 1 Tatura, dan SD Negeri 2 Panau yang diresmikan bertepatan Hari Jadi Kota Palu, kemarin.

Samsung yang bekerjasama dengan PMI menghadirkan Samsung Smart Learning Class (SSLC) secara perdana di sekolah dasar negeri, yaitu SD Negeri 1 Tatura, dan SD Negeri 21 Panau.

Diharapkan fasilitas SSLC ini dapat memberikan manfaat yang maksimal kepada siswa, guru maupun komunitas khususnya di kota Palu dan di Sulawesi Tengah pada umumnya dalam pemanfaatan teknologi untuk proses belajar mengajar yang lebih interaktif, kreatif, inovatif dan menyenangkan.

Selain SSLC, kelas-kelas di SD Negeri Kabonena, SMP Negeri 3 Palu dan SMP Negeri 21 Palu yang belum diperbaiki sejak bencana tsunami berakhir pun direnovasi oleh Samsung melalui PMI. Baik fasilitas SSLC dan renovasi kelas tersebut senilai lebih dari Rp. 3,6 Milyar yang merupakan bagian dari nilai donasi bencana tsunami di Palu yang didonasikan Samsung melalui PMI di tahun 2018 lalu.

“SSLC adalah bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pembelajaran yang optimal, terutama dalam proses persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dan pembelajaran hybrid (tatap muka dan online) sekaligus tercapainya akselerasi pendidikan digital di Palu, ” ujar Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Rabu(29/9/2021).

Dia mengatakan,hakikat pendidikan dimaknai dengan upaya mendukung peserta didik dengan fasilitas dan teknologi yang tepat guna sehingga mereka dapat mengeksplorasi dan berekspresi secara kreatif, tidak hanya para siswa dan guru namun juga dioptimalkan untuk masyarakat lebih luas.

Melalui renovasi infrastruktur sekolah dan program SLCC di Palu,diharapkan dapat menyelaraskan inovasi teknologi kami dengan kegiatan belajar mengajar paska bencana untuk hybrid pembelajaran tatap muka secara efektif.

” Selain dua sekolah dasar negeri, Samsung juga telah menyediakan fasilitas SSLC di MTs Al Khairaat Pusat yang akan menjadi tempat bermain anak-anak mengenal dan memanfaatkan teknologi dengan baik mulai dari usia dini, sehingga mereka dapat mengambil peluang yang akan membawa manfaat untuk masyarakat,” sebutnya.

Setelah tiga tahun peristiwa bencana Palu berlalu,lanjut Ernnita banyak upaya yang masih terus dilakukan, salah satunya pemulihan terhadap fasilitas pendidikan yang menjadi salah satu sektor terdampak. Pendidikan dan teknologi adalah dua aspek penting yang dapat menunjang pertumbuhan kualitas SDM secara nasional yang dampaknya juga tercermin dalam hubungan kemanusiaan.

“Pendidikan akan memperkuat tiga hal, yakni pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai kepedulian terhadap sesama. Sedangkan teknologi akan memungkinkan kecepatan, produktivitas dan efisiensi layanan kemanusiaan. Atas dasar inilah, PMI mendukung program SLCC karena secara menyeluruh, ” pungkasnya.

Prosesi penyerahan simbolik fasilitas Samsung Smart Learning Class (SSLC) secara perdana kepada Pemerintah kota Palu.

Sedangkan,Ketua PMI Provinsi Sulawesi Tengah menambahkan kepalangmerahan perlu diperkuat oleh pendidikan dan teknologi yang mumpuni.Diharapkan program kerjasama ini sekaligus akan mempermudah dan mempercepat layanan kemanusiaan sesuai dengan semangat PMI untuk “Bergerak Bersama Untuk Sesama.”

Sementara itu, laporan Finalisasi Data dan Informasi Bencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menyebutkan sebanyak 386 sekolah terdampak dari bencana Palu

Program SSLC menyediakan fasilitas berupa koneksi internet, Samsung AC, Samsung Smart TV berukuran 55 inci, Samsung Tablet Galaxy Tab A with S Pen berukuran 8 inci untuk guru, serta Samsung Tablet Galaxy Tab A berukuran 8 inci bagi siswa.

Program SSLC juga dibekali dengan aplikasi Samsung Knox Manage, Learning Management System dari myScool dan e-book interaktif dari PesonaEdu. Tak hanya itu, pelatihan-pelatihan yang mendukung para guru untuk menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran juga diberikan, terutama bagaimana menggunakan aplikasi-aplikasi yang disediakan secara maksimal guna membantu mengeksplorasi metode pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif dan menyenangkan, sehingga siswa lebih bersemangat untuk menerima materi pelajaran.

Lebih lanjut mengenai Corporate Social Responsibility Samsung, kunjungi http://csr.samsung.com.Tentang Samsung Electronics Co., Ltd.Samsung menginspirasi dunia dan mengukir masa depan melalui ide dan teknologi yang transformatif.

Perusahaan ini mendefinisi ulang dunia televisi, smartphone, perangkat wearable, tablet, peralatan rumah tangga digital, sistem jaringan, foundry dan memory, solusi sistem LSI dan LED. Untuk berita terkini, silakan mengunjungi Samsung Newsroom di http://news.samsung.com.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai SSLC, kunjungi: https://www.samsung.com/id/aboutsamsung/sustainability/corporate-citizenship/education/smart-school/.

Laporan : Mohammad Arief

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan