PTM Terbatas di Sulteng Digelar, Sekolah Ditutup Lima Hari Apabila Ada Kluster Baru Covid-19

Siswa berdoa sebelum memulai pembelajaran tatap muka terbatas di MAN 1 Palu, Sulawesi Tengah, Senin (04/10/2021). (Foto: Adi Pranata)

PALU, Kabar Selebes – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai digelar di sejumlah sekolah yang masuk dalam wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3 di daerah Sulawesi Tengah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mengatakan dalam 30 hari ke depan pelaksanaanya akan dievaluasi untuk menghindari kluster baru Covid-19 di sekolah.

“PTM terbatas mulai dilakukan sejak akhir September oleh SMA dan SMK serta SLB di Sulteng, nanti dalam 30 hari kita akan ambil sampel (Swab Antigen) baik untuk peserta didik dan tenaga pendidik,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati Vidiana usai meninjau PTM terbatas di SMA N 3 Palu, Senin (04/10/2021).

Pemeriksaan kesehatan itu, menurut Yudiawati, nantinya akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan untuk dilakukan ke semua sekolah yang sudah 30 hari melaksanakan PTM terbatas. Apabila dari hasil tes cepat ada siswa atau guru yang terpapar, maka sekolah akan ditutup selama 5 hari untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.

“Nanti setelah 30 Oktober kita lakukan pemeriksaan, apabila tidak ada penyebaran maka akan ada edaran baru dengan langkah-langkah yang lebih kondusif yang membuat semua siswa bisa berada di sekolah,” jelasnya.

Di sisi lain dijelaskannya, panduan PTM terbatas sudah ada dikeluarkan oleh Kemendikbud dan juga SK empat menteri. Aturan PTM terbatas dilaksanakan sesuai dengan level PPKM masing-masing daerah.

“Kalau di Palu masuk dalam level tiga, jadi dibuka masih 50 persen, belum dibuka secara keseluruhan. Selanjutnya peserta didik yang masuk juga secara terbatas itu maksimal 18 orang dan untuk SLB 5 orang,” ujarnya.

Lanjut dia, yang terpenting harus diperhatikan adalah protokol kesehatan, keselamatan, dan psikologi sosial didik dan juga tenaga pendidik selama pelaksanaan PTM terbatas. 

Selain itu, izin dari orang tua adalah hal yang wajib dilakukan sebelum sekolah siap menggelar PTM terbatas. Apabila ada orang tua yang tidak mengizinkan, maka fasilitas belajar daring akan tetap diberikan oleh sekolah.

“Ya mudah-mudahan PTM selama ke depan ini bisa berjalan lancar tanpa adanya hambatan,” ujar Yudiawati (ap)

Laporan : Adi Pranata

Silakan komentar Anda Disini....