Penerapan Aplikasi Peduli Lindungi, Omset Pelaku Usaha di PGM Turun Dratis

  • Bagikan

PALU, Kabar Selebes – Pandemi yang berkepanjangan sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat,  khususnya di sektor ekonomi. Bahkan lesunya ekonomi juga sangat dirasakan oleh para pelaku usaha yang ada di Palu Grand Mall (PGM).

Sejak diberlakukannya aturan penggunaan aplikasi peduli lindungi jika hendak masuk ke dalam mall, pengunjung hingga pembeli di dalam mall tersebut dinilai berkurang.

“Berkurang dari 100 persen sampai 50 persen,”  kata Lidia, salah satu pelaku usaha di PGM saat ditemui Selasa (12/10/2021).

Menurut Lidia, sebelum diberlakukannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),  omset yang didapatnya bisa mencapai Rp1 juta perhari. Namun sejak pemberlakuan PPKM  ia mengaku hanya mendapatkan omset sebanyak Rp 300 ribu perhari.

“Itu sebelum adanya peduli lindungi,  tapi pas sekarang ada lagi penerapan peduli lindungi itu  tambah kurang lagi pengunjung biasa dalam sehari tidak ada pembeli jadi kita hitungan perminggu sekarang,” tutur Lidia.

Meski demikian menurut Lidia, penggunaan aplikasi peduli lindungi tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi masyarata dalam mendeteksi penyebaran Covid -19. Ia juga tak khawatir melayani pengunjung. Meski dari segi ekonomi  dianggap memberatkan para pelaku usaha.

Hal yang sama diakui Agus, pelaku usaha lainnya. Untuk meningkatkan omset penjualannya ia harus menurukan harga produk yang ia jual di toko itu. Ia juga mengaku  telah melakukan promo melalui media sosial namun hal itu diakuinya tidak begitu maksimal.

Marketing Communication PGM, Agung Dwi Setyo mengatakan bahwa scan barkode aplikasi peduli lindungi yang diterapkan oleh PGM sendiri berdasarkan surat edaran Pemerintah Kota Palu. Sebelum diberlakukan, pihak mall telah gencar menyosialisaikan hal tersebut sehingga kata dia masyarat telah banyak tau tentang hal tersebut. Sehingga tidak beepengruh padan jumlah pengunjung. (iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan