Zona Oranye di Sulawesi Tengah hanya Tersisa Satu Daerah

  • Bagikan
Seorang pasien covid-19 yang ditampung di tenda darurat.(Foto: Dok Roa Jaga Roa)

PALU, Kabar Selebes – Pusdatina covid -19 Sulawesi Tengah mencatat daerah yang masuk dalam zona oranye atau zona dengan resiko sedang penyebaran Covid -19 di provinsi itu semakin hari semakin berkurang dan saat ini tersisa satu daerah.

“Hingga kini tersisa Kabupaten Morowali Utara yang masih berada dalam zona orange Covid -19,” kata Juru Bicara Pusat Data dan Informasi Covid -19 Sulawesi Tengah, Adiman, Jumat (22/10/2021).

Sementara itu kata dia Kota Palu, Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Donggala, Tolitoli, Morowali, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una Una yang sebelumnya masuk zona oranye saat ini telah keluar dan masuk dalam zona kuning atau zona dalam risiko rendah terjadinya penularan dan penyebaran virus Covid -19.

Kasus aktif Covid -19 di Kabupaten Morut ada 2 kasus. Kemudian kasus aktif Covid -9 di 12 daerah zona kuning Covid -19 meliputi 16 kasus di Palu, 12 kasus di Banggai, 24 kasus di Bangkep.

“Selanjutnya 27 kasus di Parimo, 45 kasus di Poso, 14 kasus di Sigi, 15 kasus di Tolitoli, 9 kasus di Tojo Unauna, Donggala dan Morowali 5 kasus, serta Buol dan Balut 2 kasus,” tuturnya.

Secara kumulatif Adiman menerangkan hingga hari ini sudah 46.860 orang yang terpapar Covid -19 di Sulteng dan dari 48.860 orang tersebut sebanyak 45.064 orang dinyatakan telah sembuh, 1.583 orang meninggal dunia dan 213 pasien yang masih menjalani isolasi secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan setempat.

Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat, yakni menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan