Dongkrak Pelayanan Kesehatan, Dinkes Sulteng Lakukan 11 Pilar Perencanaan Anggaran

  • Bagikan
dr.Alvina A.Deu

PALU, Kabar Selebes – Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah terus mendongkrak pelayanan kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan 11 pilar perencanaan anggaran di 13 kabupaten kota di Sulawesi Tengah.

Perencanaan terintegrasi dari berbagai bidang dilakukan dengan mengkaji apa saja yang dibutuhkan dan kemudian didukung dengan penganggaran di bidang kesehatan terkait dengan pengendalian Covid-19 di Sulteng.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sulteng, Alvina A.Deu mengatakan, ke 11 pilar perencanaan yang dimaksud  yaitu yang pertama adalah pilar komando dan koordinasi. Dimana dinas kesehatan Sulteng berkoordinasi dengan lintas sektoral terutama dengan BPKP, inspektorat , kejaksaan dan gugus tugas Covid-19 di Sulteng. Resiko dan pelibatan masyarakat dimana peran masyarakat sangat penting untuk dilibatkan dalam pengendalian Covid-19 mengingat masyarakat adalah pelaku utama di lapangan yang harus terlibat penuh sehingga tidak ada penolakan dan diskriminasi.

“Kemudian surveilans, investigasi kasus, pelacakan kontak erat ini juga dilakukan,  dan seluruh masyarakat sudah memahami hal tersebut. Surveilans ketat mulai dari tracing, tracking nah ini dilakukan mulai dari tingkat desa kabupaten sampai dengan provinsi,” kata Alvina A.Deu Minggu, (14/11/2021).

Selanjunya, kata dr. Alvina mengenai  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPMK) yang juga dilakukan secara terintegrasi yang melibatkan seluruh pokja dan posko posko.  Mulia dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi. Selanjutnya dinas kesehatan juga membuat suatu perencanaan terkait dengan pemeriksaan di pintu-pintu  masuk perjalanan darat laut dan udara yang direncanakan dan juga diimplementasikan di seluruh kabupaten kota.

Dinkes Sulteng melakukan koordinasi dengan kabupaten kota terkait pemeriksaan di wilayah wilayah perbatasan.

Dinas kesehatan juga membuat suatu perencanaan terkait dengan laboratorium yang melibatkan unit pelayanan teknis (UPT) yang setiap hari melakukan pemeriksaan terkait PCR, yang kini juga telah tersedia di kabupaten kota meski pada saat awal Covid-19 belum ada.

Penganggaran kesehatan didukung penuh oleh pemerintah daerah provinsi Sulteng dalam penguatan sarana dan prasarana.

“Armada dalam hal pemeriksaan ini kami dinas kesehatan merencanakan unit pelaksanaan terutama vaksinasi dan PCR dan deteksi dini penyakit lainnya secara mobile di pintu-pintu perbatasan,” kata dr Alvina

Selanjutnya pencegahan dan pengendalian infeksi juga dilakukan. Rencana dibidang kesehatan hingga manajemen kasus yang sudah dilakukan di rumah sakit, Dukungan logistik yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan kabupaten kota sehingga apa yang dibutuhkan kabupaten kota dapat didorong untuk memberikan logistik kepada kabupaten yang juga didukung oleh pemerintah pusat.

Perencanaan dibidang kesehatan juga dilakukan terkait dengan dukungan operasional dan logistik sampai pada vaksinasi.

“Dan yang paling penting adalah bagaimana program program layanan esensial harus berjalan dengan baik karena di masa pandemi covid-19 rata rata program esensial  program berkelanjutan layanan kesehatan yang setiap hari rata-rata tidak mencapai target, karena di masa pandemi ada yang ketakutan kerumah sakit dan lain sebagainya,” tuturnya.

Dalam mendongkrak layan di seluruh kabupaten kota dinkes Sulteng sendiri telah mengintegrasikan, mengoordinasikan, mengolaborasikan, menyinergikan baik secara bidang maupun secara lintas sektoral yang sangat didukung penuh oleh pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah. (iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan