Terus Dievaluasi, Pembelajaran Tatap Muka di SMP Negeri 2 Palu Perlu Diperhatikan

  • Bagikan
Suasana sekolah menengah pertama negeri 1 palu Selasa (16/11/2021)

PALU, Kabar Selebes – Kurang lebih 3 minggu sudah pembelajaran tatap muka digelar di Kota Palu, salah satu sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kota Palu.

Dari hasil evaluasi selama pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut kepala SMPN2 Palu Ninik Yuliati mengatakan bahwa evaluasi telah dilakukan dan masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

“Untuk kami SMP Negeri 2 Palu PTM selama 3 minggu ini masih banyak evaluasi yang perlu ditingkatkan, utamanya adalah tentang anak-anak yang disuruh bawa bekal tetapi selalu dia katakan sudah sarapan dari rumah. Itu yang masih kita ingatkan kembali kepada orang tua bahwa tidak ada kantin dibuka di sekolah,  jadi tolong anak anaknya bawa bekal sendiri serta tidak diperbolehkan keluar sekolah sebelum pulang,” kata Ninik Yuliati, Selasa (16/11/2021).

Selain itu yang menjadi evaluasi di sekolah kata Ninik adalah munculnya penjual siomai di depan sekolah ketika jam pulang. Sehingga menyebabkan kerumunan. Untuk itu  pihak sekolah telah mengantisipasi dengan menghubungi satgas K5 yang ada di kelurahan tersebut agar bisa mengamankan dan membubarkan setiap terjadi kerumunan mengingat lokasinya sudah bukan di wilayah sekolah tersebut.

Meski demikian Ninik menjelaskan bahwa pembelajaran tatap muka yang dilakukan di SMPN2 tidak memiliki kendala. Pelaksanaan protokol kesehatan juga berjalan dengan lancar sehingga para murid sudah terbiasa dengan adaptasi kebiasaan baru itu yakni memakai masker, mencuci tangan, tidak berkerumun, dan tidak keluar kelas sampai jam pelajaran selesai.

“Pembelajaran dilakukan secara berjenjang, itu kelas 7 mulai belajar jam 07:30, kemudian kelas 8 jam 08:00, kelas 9 jam 08:30.  kemudian pulangnya juga begitu kelas 7 jam 11:00, kelas 8 jam 11:30, kelas 9 jam 12:00,” tutur Ninik.

Menurutnya dari hasil evaluasi selama 3 minggu yang dilakukan di sekolah tersebut, kedepannya PTPM sudah bisa dilaksanakan dengan jangka panjang atau full day namun meski demikian pihaknya masih tetap menunggu instruksi dan arahan dari pemerintah setempat.

“Kalau itu belum kita bisa putuskan karena kita kan masih sementara mengikuti edaran walikota dan sekolah belum dikasi kebijakan untuk menentukan sekolah full atau tidak, jadi kita masih tetap mengikuti aturan yang berlaku,” pungkasnya.(iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan