PT. Pembangunan Sulteng Bersiap Menuju Transisi Energi Melalui Tenaga Surya

  • Bagikan

JAKARTA, Kabar Selebes – Sesuai dengan program pemerintah Indonesia yang terus menggalakan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) dan menerapkan transisi energi, PT. Pembangunan Sulteng sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah berencana untuk turut berpatisipasi melalui pengembangan potensi tenaga surya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tri-party antara PT. Pembangunan Sulteng yang diwakili oleh Leomirnandi Karamoy selaku Direktur Utama, PT. Prakarsa Ekatama Advisory yang diwakili oleh Ir. Eddie Widiono selaku Direktur dan PT. Solusi Kinarya Utama yang diwakili oleh Pamimpin Andreas Timothy selaku Direktur Utama. Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura juga turut hadir dan mendukung penandatanganan Nota Kesepahaman ini.

Kerja sama dengan dua perusahaan pelaku EBT ini merupakan bentuk inisiatif PT. Pembangunan Sulteng untuk memanfaatkan potensi EBT khususnya tenaga surya di Provinsi Sulawesi Tengah serta mendukung usaha pemerintah untuk mencapai target energi bersih yang berkelanjutan. Melihat potensi tenaga surya di provinsi Sulawesi Tengah dengan iradiasi yang baik, maka wajar jika pemanfaatannya terus dikembangkan. Pemanfaatan tenaga surya ini dapat diimplementasikan pada aset-aset bangunan maupun lahan yang dikelola oleh PT. Pembangunan Sulteng maupun pada atap-atap rumah dengan tetap mempertimbangkan kondisi sistem kelistrikan setempat dan aturan-aturan yang berlaku.

Kepercayaan yang diberikan kepada PT. Prakarsa Ekatama Advisory dan PT. Solusi Kinarya Utama merupakan hasil dari pengalaman kedua perusahaan yang telah berpartisipasi langsung dalam pengembangan proyek-proyek pembangkit berbasis EBT. PT. Prakarsa Ekatama Advisory akan berperan khusus dalam pelaksanaan kajian pemanfaatan sumber tenaga surya sedangkan PT. Solusi Kinarya Utama akan berperan untuk memastikan pengembangan tenaga surya yang layak dan efisien secara teknis maupun finansial.

Di sisi lain, PT. Pembangunan Sulteng sebagai BUMD dalam kerja sama ini akan membagikan pengetahuan mendalam dari kondisi Sulawesi Tengah serta program-program pengembangan kedepan dan menempatkan sumber daya manusia mereka yang handal untuk memastikan proses kerja sama yang berkelanjutan dan implementasi pengembangan EBT yang teraktualisasi.

Kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian dari ketiga perusahaan terhadap lingkungan dan energi bersih yang berkelanjutan serta dukungan terhadap usaha pemerintah dalam menjalankan transisi energi. Dengan adanya kerja sama ini, diharapakan pengembangan EBT di Provinsi Sulawesi Tengah dapat dipercepat dan menjadikan Sulawesi Tengah sebagai pionir Provinsi Hijau di Indonesia.(*/abd)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan